Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dubes RI Untuk Sudan Gelar Pertemuan Bisnis Dukung Pariwisata

Jumat, 2 September 2022 07:05 WIB
Dubes Sunarko (tengah depan) bersama para pelaku bisnis tur dan travel Sudan usai pertemuan di Wisma Duta, Senin (29/8).(KBRI Khartoum)
Dubes Sunarko (tengah depan) bersama para pelaku bisnis tur dan travel Sudan usai pertemuan di Wisma Duta, Senin (29/8).(KBRI Khartoum)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Khartoum, Sudan, menyelenggarakan kegiatan business gathering bersama 15 pengusaha pariwisata dan travel agent terkemuka Sudan, di Wisma Duta KBRI Khartoum, Senin (29/8).

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Sudan Sunarko menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia saat ini telah membuka kembali kunjungan wisata Internasional pasca pandemi Covid-19. Hal tersebut merupakan upaya Pemerintah Indonesia, utamanya dalam upaya pemulihan ekonomi.

“Tahun ini merupakan tahun pemulihan ekonomi, termasuk sektor pariwisata,” ujar Dubes Sunarko dalam keterangan resminya, Rabu (31/8).

Berita Terkait : Yandri Susanto Terima Aspirasi Pembangunan Bengkulu Selatan

Business gathering diawali dengan pemutaran video me￾ngenai 10 Bali Baru beserta penjelasan tentang masing-masing destinasi oleh Dubes Sunarko yang disambut para tamu dengan antusias.

Selain mempromosikan keindahan dan destinasi pariwisata Indonesia, KBRI Khartoum memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempromosikan pakaian batik Indonesia. Bahkan pada 2022, majalah bergengsi Forbes menobatkan Indonesia sebagai World Most Naturally Beautiful Country.

Dubes Sunarko menjelaskan, Indonesia sebagai Global Tourism Destination sedang mengenalkan destinasi wisata kelas dunia selain Bali yang tersebar di berbagai pulau Indonesia.

Berita Terkait : HNW: Rancangan Perubahan UU Sisdiknas Lukai Pesantren

Lebih spesifik, Indonesia manyiapkan lima super prioritas destinasi wisata, yaitu: Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika dan Likupang.

Pada akhir sambutan, Dubes Sunarko mengajak seluruh peserta untuk ikut berpartisipasi pada kegiatan pameran pariwisata internasional, Bali and Beyond Travel Fair yang akan diseleng￾garakan pada 21-23 Juni 2023.

“Kami mendorong para travel agent dan tour operator Sudan untuk mempromosikan lima destinasi super prioritas Indonesia kepada masyarakat setempat mengingat Bali masih menjadi destinasi favorit masyarakat Sudan,” ujar Dubes Sunarko.

Berita Terkait : Golkar-PKC Gelar Pertemuan Bahas Kerja Sama Parpol

Sementara itu, General Manager Wasaed Travel Mohamed Ja’far menyampaikan apresiasi kepada KBRI Khartoum atas penyelenggaraan kegiatan business gathering tersebut.

Di akhir pertemuan, dalam rangka memperkenalkan sekaligus mempromosikan kebudayaan alat musik tradisional Indonesia, para tamu undangan dihibur dengan penampilan angklung memainkan lagu My Heart Will Go On yang disambut sangat meriah dan antusias para tamu. ■