Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dubes RI Untuk Ethiopia Resmikan Institute of Afro-Indonesia

Rabu, 21 September 2022 06:14 WIB
Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al 
Busyra Basnur (kanan) bersama Rektor Universitas OSU, Geremew Huluka, menggungting pita dalam peresmian pembukaan Institute of Afro-Indonesia, di Negara Bagian Oromia, Ethiopia, Senin, 19 September 2022. (Foto RM/KBRI Addis Ababa)
Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur (kanan) bersama Rektor Universitas OSU, Geremew Huluka, menggungting pita dalam peresmian pembukaan Institute of Afro-Indonesia, di Negara Bagian Oromia, Ethiopia, Senin, 19 September 2022. (Foto RM/KBRI Addis Ababa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Addis Ababa bekerja sama dengan Oromia State University (OSU), Ethiopia meresmikan pembukaan Institute of Afro-Indonesia (IAI) yang berlokasi di salah satu gedung kampus tersebut pada Senin (19/9).

Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, bersama Rektor Universitas OSU, Geremew Huluka, disaksikan pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa dan pejabat pemerintah setempat.

Berita Terkait : 247 Warga Peru Belajar Bahasa Indonesia, Yes!

OSU, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Ethiopia terletak di negara bagian Oromia, sekitar 170 km selatan kota Addis Ababa, Ibu Kota Ethiopia.

Dubes Al Busyra Basnur, dalam sambutannya mengatakan, Institute of Afro-Indonesia merupakan adalah lembaga strategis untuk meneruskan komitmen dan semangat Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955 dan meningkatkan kerja sama ke depan antara Indonesia dan Afrika, khususnya Ethiopia.

Berita Terkait : Portugal Tertarik Berguru Badminton Dari Indonesia

“Institut itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, hubungan dan kerja sama Indonesia dengan Ethiopia dan negara-negara Afrika lainnya dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan melibatkan unsur-unsur di dalam dan di luar kampus,” terang Dubes Al, demikian ia disapa.

Saat ini, di gedung institut tersebut antara lain dapat disaksikan foto-foto kegiatan Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung dan kegiatan bilateral Indonesia-Ethiopia lainnya. ■