Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Larang Barat Pasok Senjata Ke Ukraina
Presiden Putin Ancam Serangan Lebih Parah
Rabu, 12 Oktober 2022 07:39 WIB
Sebelumnya
Biden dan para pemimpin negara-negara maju anggota G7, kemarin, juga mengadakan pertemuan virtual membahas komitmen mereka mendukung Ukraina.
Sebelumnya, layanan Darurat Ukraina mengungkapkan, 11 orang tewas dan 64 terluka dalam serangan awal pekan ini di seluruh Ukraina. Agresi itu yang terbesar dan terluas dibandingkan hari-hari awal perang.
Baca juga : Jokowi: Siapapun Presidennya Nanti, Jangan Lagi Impor Barang Mentah
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan, ledakan menghantam distrik Shevchenko di Ibu Kota Ukraina, pusat kota yang mencakup kota tua bersejarah serta beberapa kantor Pemerintah.
Beberapa rudal Rusia juga menghantam areal lokasi gedung parlemen dan bangunan utama lainnya berada. Warga, korban dari serangan tersebut, terlihat di jalan dengan darah di pakaian dan tangan mereka. Beberapa mobil juga rusak hingga hancur.
Baca juga : Presiden Jokowi Tegaskan Larangan Ekspor Bahan Mentah
Sirene serangan udara terdengar berulang kali di seluruh negeri. Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di beberapa wilayah. Termasuk kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, dan wilayah sekitarnya. Ditambah wilayah Sumy timur laut, wilayah Zhytomyr di utara dan wilayah Khmelnytskyi di barat.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan, 75 rudal ditembakkan ke Ukraina. Sebanyak 41 di antaranya dinetralkan pertahanan udara. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya