Dark/Light Mode

Dubes AS Yohannes Abraham Sowan Ke Perwakilan Negara ASEAN

Kamis, 20 Oktober 2022 07:27 WIB
Dubes AS untuk ASEAN Yohannes Abraham (kiri) ketika menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi, di Jakarta, 5 Oktober 2022. (State Dept / Budi Sudarmo)
Dubes AS untuk ASEAN Yohannes Abraham (kiri) ketika menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi, di Jakarta, 5 Oktober 2022. (State Dept / Budi Sudarmo)

 Sebelumnya 
Sebelum menjabat posisi ini, Abraham bertugas di Gedung Putih sebagai Asisten Deputi Presiden, Kepala Staf, dan Sekretaris Eksekutif Dewan Keamanan Nasional. Sebelumnya, ia menjabat Direktur Eksekutif Transisi Biden-Harris, dan mengelola kegiatan harian dan mengawasi keamanan nasional, ekonomi dan kebijakan domestik dan tim personel.

Selama pemerintahan Barack Obama-Biden, jabatan Abraham juga cukup mentereng. Abraham menjabat sebagai Asisten Deputi Presiden dan Penasihat Senior Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, serta Kepala Staf Kantor Urusan Publik dan Antar Pemerintah Gedung Putih.

Baca juga : BLT Migor Imbas Lonjakan Harga CPO, Bukan Kerugian Negara

Dia juga bekerja sebagai Penasihat Senior Obama Foundation dan mengajar di Harvard Kennedy School of Government. Dubes Abraham berasal dari Springfield. Dia meraih gelar BA dari Yale College dan MBA dari Harvard Business School.

Sebelumnya, ASEAN dan AS berjanji untuk lebih meningkatkan hubungan mereka. Dalam pernyataan bersama yang mengakhiri pertemuan puncak dua hari di Washington, 12-13 Mei 2022, kedua belah pihak menegaskan akan meningkatkan hubungan mereka dari kemitraan strategis menjadi “kemitraan strategis komprehensif” yang akan berjalan mulai November mendatang.

Baca juga : 61 Saksi Akan Dihadirkan Ke Persidangan Pembunuhan Brigadir J

Pertemuan tersebut menandai pertama kalinya para pemimpin ASEAN berkumpul sebagai sebuah kelompok di Washington. Ini juga pertemuan pertama mereka yang diselenggarakan Presiden AS sejak 2016.

Kedua belah pihak menekankan pentingnya mematuhi prinsip-prinsip utama, nilai-nilai bersama, dan norma-norma yang diabadikan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Piagam ASEAN, Deklarasi Zona Damai, dan Kebebasan dan Netralitas (ZOPFAN).

Baca juga : Suara Kak Seto Dan Komnas Perempuan Mana Nih...

Serta mematuhi Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC), Perserikatan Bangsa-Bangsa 1982, Konvensi Hukum Laut (UNCLOS), Perjanjian tentang Asia Tenggara Zona Bebas Senjata Nuklir (SEANWFZ) dan ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP). ■ 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.