Dewan Pers

Dark/Light Mode

Daftarkan Tubuh Untuk Penelitian

Rabu, 2 November 2022 07:31 WIB
Brian Kershaw sudah mendonorkan tubuhnya untuk 
penelitian. (ABC News/Brendan Mounter)
Brian Kershaw sudah mendonorkan tubuhnya untuk penelitian. (ABC News/Brendan Mounter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Brian Kershaw (58 tahun) mendaftarkan tubuhnya untuk penelitian kedokteran, bila kelak dia meninggal. Warga Towsnville, Queensland, Australia itu sudah menyerahkan jasadnya lewat program donor di James Cook University (JCU).

Pria yang bekerja sebagai teknisi di perusahaan telekomunikasi tersebut memiliki alasan sederhana dengan keputusan tersebut.

Berita Terkait : HR Path Siapkan NUBO Untuk Bantu Pelaku Usaha Bangkit

“Semua mahasiswa perlu menjalani pelatihan. Tentu saja ada boneka yang bisa digunakan menyerupai tubuh manusia. Namun dalam pelatihan apa pun kalau bisa melakukan dengan contoh nyata, pasti beda,” kata Kershaw, dilansir ABCNews, kemarin.

Brian berharap, sesudah meninggal, bagian tubuhnya bisa digunakan membantu para calon dokter yang nantinya akan memberi layanan kesehatan kepada masyarakat.

Berita Terkait : Kasih Makan Tunawisma, Eh Malah Ditangkap Polisi

“Saya berharap para dokter, perawat, dokter gigi akan bisa berlatih dengan jasad manusia sebenarnya. Tentu saja yang sudah meninggal,” katanya.

Brian mengatakan, dia salut pada keputusan keluarga Paul Green, mantan atlet rugby NRL yang bunuh diri Agustus lalu, yang menyerahkan otaknya untuk penelitian dokter terhadap kondisi chronic traumatic encephalopathy (CTE).
 Selanjutnya