Dark/Light Mode

Peluncuran Logo Tahun Emas Hubungan Diplomatik

Menlu Retno: Indonesia-Korsel Lebih Dari Teman Dekat

Kamis, 26 Januari 2023 17:22 WIB
Dubes Korsel untuk Indonesia Lee Sang Deok (kiri), Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Abdul Kadir Jaelani (kedua kanan) serta Dubes RI untuk Korsel Gandi Sulistyanto di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, 26 Januari 2022.
Dubes Korsel untuk Indonesia Lee Sang Deok (kiri), Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Abdul Kadir Jaelani (kedua kanan) serta Dubes RI untuk Korsel Gandi Sulistyanto di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, 26 Januari 2022.

 Sebelumnya 
Lambang ini merupakan desain Agus Istianto yang menggambarkan keharmonisan hubungan persahabatan kedua negara. 

“Indonesia dan Korsel lebih dari sekadar teman dekat. Dua negara telah berada di dalam kerangka kerja sama Special Strategic Partnership. Hubungan kami semakin meningkat dan tentu menguntungkan kedua belah pihak, termasuk masyarakatnya,” terang Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi yang hadir via video.

“Kerja sama sebelumnya telah kita lakukan dengan baik. Tahun ini, saatnya kita menguatkan dan meningkatkan kerja sama lagi,” sambungnya.

Baca juga : Launching Logo 65 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia

Sementara itu, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Abdul Kadir Jaelani memaparkan, Indonesia dan Korsel memiliki banyak kesamaan di beberapa bidang. Seperti demokrasi, hak asasi manusia, dan ekonomi terbuka.

Kedua negara juga anggota Group of Twenty (G20), MIKTA (grup yang beranggotakan Mexico, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia serta beberapa organisasi internasional lainnya.

"Kami juga menyadari pentingnya perdamaian dan stabilitas di kawasan seperti yang direfleksikan dalam ASEAN Outlook on the Indo Pacific dan strategi Korsel untuk kawasan Indo Pasifik yang bebas, damai, dan sejahtera. Kami butuh untuk mempererat kerja sama berdasarkan kesamaan ini,” ujar Kadir.

Baca juga : Kado 30 Tahun Hubungan Diplomatik, RI Berlakukan VoA Biasa Dan Elektronik Ke Kazakhstan

Mantan Dubes RI untuk Kanada itu uga memuji kontribusi nyata dari semua pemangku kepentingan dalam memajukan hubungan bilateral Indonesia dan Korsel.

“Kerja sama yang berkelanjutan antara Indonesia dan Korsel tidak akan terwujud jika tidak ada partisipasi aktif dari berbagai sektor seperti pemerintah, baik di tingkat nasional maupun regional, sektor swasta dan masyarakat sipil untuk mengembangkan hubungan kedua negara,” lanjutnya.

Kadir menambahkan, kedua presiden, yakni Presiden Joko Widodo dan Presiden Yoon Suk Yeol optimistis tentang masa depan kerja sama bilateral dua negara. Kadir juga berharap agar Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IK-CEPA harus segera diimplemetasikan.

Baca juga : Indonesia-Korsel Sambut Tahun Emas Hubungan Diplomatik

“50 tahun persahabatan kita adalah momentum untuk memperkuat kerja sama bilateral dan keberpihakan kita di semua sektor untuk kepentingan kedua bangsa kita,” pungkasnya.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.