Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mendadak Sakit Saat Wawancara TV, Erdogan Batalkan Jadwal Kampanye Pemilu
Kamis, 27 April 2023 23:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (69) terpaksa membatalkan jadwal kampanye Pemilu, setelah mendadak sakit saat diwawancara langsung oleh sebuah stasiun TV, Selasa (25/4). Siaran TV itu pun tiba-tiba dihentikan.
Setelah istirahat 20 menit, Erdogan mengungkap, dia mengalami flu perut serius, setelah dua hari menjalani kampanye intensif.
BBC menyebut, Erdogan membatalkan tiga kampanye Pemilu di Anatolia tengah, Rabu (26/4). Dia diminta dokter, untuk tetap tinggal di rumah.
Erdogan juga membatalkan acara yang dijadwalkan pada hari Kamis (27/4). Termasuk, pembukaan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama Turki di Akkuyu, Pantai Mediterania.
Erdogan yang tampak pucat dan terlihat lelah, akhirnya bergabung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam upacara pelantikan online.
Empat reaktor nuklir Akkuyu, yang sebagian besar dimiliki oleh perusahaan Rusia Rosatom, membutuhkan waktu beberapa tahun untuk dibangun. Reaktor tersebut akan dibuka, bertepatan dengan pemilihan.
Baca juga : Sayangnya, Mahfud Bukan Kader Parpol
Sebelum upacara peresmian, Erdogan dan Putin meluangkan waktu berbicara melalui telepon. Moskow menyatakan setuju memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan.
Beredar hoax
Beberapa jam setelah batalnya siaran TV, muncul spekulasi di media sosial di luar Turki, bahwa Erdogan mengalami serangan jantung.
Kepala Komunikasi Erdogan, Fahrettin Altun pun turun gunung. Dengan tegas, dia membantah klaim tak berdasar tentang kesehatan presiden. Altun mencuit screen shot akun yang menyebarkan tuduhan tersebut.
"Faktanya, rakyat Turki mendukung pemimpin mereka. @RTErdogan dan Partai AK akan memenangkan pemilu 14 Mei," ucap Altun.
Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pun memastikan, secara umum, kondisi Erdogan baik-baik saja. Dia hanya mengalami infeksi gastroenteritis.
Baca juga : Jelang Lebaran, Sahabat Ganjar Berangkatkan Ribuan Mudikers GP 2023 Ke Seluruh Indonesia
Pernah dioperasi
Erdogan yang telah memimpin Turki selama 21 tahun, sebelumnya juga pernah jatuh sakit saat diwawancara TV.
Beberapa minggu setelah selamat dari kudeta yang gagal pada Juni 2016, dia mendadak sakit selama beberapa menit, sebelum kembali melanjutkan wawancara TV. Penyiar pun memotong jeda iklan.
Tahun 2011 dan 2012, Erdogan menjalani operasi gastro-intestinal yang memicu spekulasi tentang kesehatannya.
Berat
Pemilu 2023 terhitung berat buat Erdogan. Dia harus berhadapan dengan pemimpin oposisi utama Kemal Kilicdaroglu, yang terpilih mewakili enam partai politik.
Baca juga : Supriansa Soroti Hakim MK Bicara Hadapi Dilema Putuskan Sistem Pemilu
Jajak pendapat terbaru menunjukkan sengitnya persaingan, menduduki kursi kepresidenan Turki. Kilicdaroglu yang ikut mendoakan Erdogan lekas sembuh, punya peluang bagus memenangkan Pemilu 2023.
Kilicdaroglu yang bertekad mengembalikan Turki ke sistem parlementer, akan banyak mengubah tatanan yang dibentuk Erdogan.
Putaran pertama Pemilu Turki, dijadwalkan berlangsung pada 14 Mei. Jika tidak ada calon presiden yang memenangkan lebih dari setengah suara, putaran kedua akan digelar dua minggu setelahnya.
Pemungutan suara Turki telah dimulai untuk 3,3 juta warga Turki di luar negeri, yang memiliki waktu hingga 9 Mei untuk memberikan suara mereka.
Di Jerman, sekitar 1,5 juta warga Turki berhak memilih di TPS di 16 negara bagian. Komunitas Turki dalam skala yang cukup besar, juga ada di Prancis, Belanda, dan Belgia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya