Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Inggris Sawer Rp 600 Miliar Untuk Berdayakan Wanita Dan Anak-anak ASEAN
Jumat, 12 Mei 2023 10:46 WIB
Sebelumnya
Sementara melalui program Mentari, perempuan dan anak perempuan dari komunitas terpinggirkan di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) diberikan dukungan dan pendidikan khusus untuk menjadi pemimpin lokal dalam pengelolaan, pengoperasian, dan peluang ekonomi terhadap proyek.
Di bidang pendidikan, program beasiswa andalan pemerintah Inggris, Chevening, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pemimpin masa depan kuliah di Inggris.
Baca juga : Top, SKK Migas Serahkan Rp 700 Triliun Untuk Negara Di 2022
Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 50% kandidat yang sukses dalam program Chevening di Indonesia didominasi oleh perempuan. Duta Besar Inggris untuk ASEAN Sarah Tiffin mengatakan: “Ini adalah awal yang baik untuk memenuhi peran kami dalam Kemitraan Dialog ASEAN-Inggris.
Program lima tahun ini akan dijalankan dalam kemitraan dengan British Council, South East Asian Ministers of Education Organisation (SEAMEO) dan Edtech (Education-Technology) Hub.
Baca juga : Tanoto Foundation Kucurkan Rp 1,9 Triliun Untuk Beasiswa Dan Penanganan Stunting
Kami akan memastikan bahwa perempuan dan anak perempuan berada di jantung pekerjaan kami seraya kami terus menjalankan berbagai program untuk mendukung kemitraan kami dengan ASEAN.”
Direktur Pembangunan Inggris untuk Indonesia Amanda McLoughlin mengatakan: “Pendanaan baru Inggris untuk meningkatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi perempuan dan anak perempuan di Asia Tenggara ini merupakan contoh nyata dari visi baru Inggris dalam Pembangunan Internasional."
Baca juga : Bamsoet Bersama IMI Berikan Santunan Anak Yatim Lintas Agama
***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya