Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gerai Produk Indonesia Pamer 150 Barang Favorit Warga Korea Utara

Kamis, 5 September 2019 08:11 WIB
Duta Besar RI untuk Korea Utara Berlian Napitupulu bersama Ketua Delegasi GKSB DPR Nova Riyanti Yusuf. (Foto KBRI Korea Utara)
Duta Besar RI untuk Korea Utara Berlian Napitupulu bersama Ketua Delegasi GKSB DPR Nova Riyanti Yusuf. (Foto KBRI Korea Utara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Terobosan baru dilakukan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pyongyang dalam mendorong promosi produk Indonesia di Republik Demokratik Rakyat Korea/RDRK (Korea Utara). Untuk pertama kalinya, Indonesia memiliki Gerai Produk Indonesia di negara ginseng itu.

Gerai yang terletak di ruang depan KBRI Pyongyang ini diresmikan Duta Besar RI untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu, pada 3 September 2019. Dubes Berlian didampingi  Delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Korea Utara.

"Puji syukur kepada Tuhan, pada hari ini untuk pertama kalinya KBRI Pyongyang berhasil meresmikan Gerai Produk Indonesia. Pendirian Gerai ini merupakan terobosan kita untuk mempromosikan produk Indonesia secara konkret dan permanen di Korea Utara," keterangan Dubes Berlian.

Berita Terkait : Merakyat, Raja Malaysia Sarapan Bareng Warga Biasa

Gerai ini memamerkan lebih dari 150 item produk buatan Indonesia. Produk itu adalah hasil survei dan perburuan KBRI Pyongyang sejak April tahun ini di sejumlah toko dan supermarket yang ada di Kota Pyongyang dan Wonsan Korea Utara. Yaitu produk makanan seperti susu dan makanan bayi (Lactogen, promina, SUN, Milna, Cerelac, BMT); produk kopi (Excelso, Indocafe berbagai varian, Koffie Luwak, Kapal Apik, Kopiko berbagai varian), kecap manis (ABC dan Sedap), aneka bumbu masakan (sambal ABC berbagai varian, Masako, Ajinomoto), Energen, Bengbeng, permen, dan makanan ringan (Kusuka, Cassava).

Gerai juga memamerkan produk nonmakanan antara lain aneka sabun mandi (Giv, Shinzui, Fresh, Lifebuoy, Lux), aneka shampoo (Clear, Emeron), aneka kosmetik (Citra, Herboris, Marina, Nivea, Pixy, Purbasari, Viva, Wardah), aneka deterjen pembersih (Attack, B29, Daia, So Klin, Rinso,) pewangi pakaian (Molto, So Klin), sabun cuci piring (Mama Lemon), pembersih lantai (Superpel, Wipol) hingga container plastic wadah makan.

"Diperkirakan lebih dari 300 item produk Indonesia tersebar di berbagai toko di Korea Utara. Sejumlah produk Indonesia sangat digemari masyarakat setempat dan memiliki keunggulan dibanding produk negara lain, karena kualitas yang baik dan harga yang terjangkau. Saya menyaksikan sendiri animo masyarakat Korea Utara terhadap produk-produk Indonesia trrsebut. Kami menemukan satu toko di Wonsan, yang menjual ratusan produk buatan Indonesia," terangnya.

Berita Terkait : Dubes India Untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, Manjakan Warga Jakarta dengan Wisata Kuliner dan Film

Produk-produkIndonesia yang menjadi primadona di Korea Utara adalah Luwak White Koffie, Indocafe, Energen, bumbu masakan Masako, sabun (Sinzhui, Lifebuoy, Sunlight Mama Lemon), deterjen (Daia, Rinso) dan cairan pewang Molto dan pembersih (Superpel).

"Kami berharap melalui Gerai ini, terjadi promosi yang berkelanjutan bahkan berkesinambungan, tidak hanya beberapa hari saja layaknya pameran. Setiap pengunjung Gerai ini akan mengenali produk Indonesia dengan lebih dekat dan bisa membeli di berbagai toko setempat. Ini juga merupakan suatu langkah kami untuk mempromosikan produk kita dan mendorong peningkatan ekspor produk Indonesia di luar negeri sesuai amanat Presiden RI," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Delegasi GKSB DPR RI Dr dr Nova Riyanti Yusuf menyampaikan apresiasi atas pembukaan gerai tersebut.  Pihaknya mendukung agar KBRI Pyongyang terus melakukan inisiatif atau terobosan untuk meningkatkan hubungan kedua negara di bidang ekonomi, politik dan people-to-people contacts. Dia menambahkan, hubungan antara Indonesia dan Korea Utara yang begitu erat. Kehadiran bunga nasional Kimilsungia pemberian Presiden Soekarno kepada Presiden Kim Il Sung sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Berita Terkait : Garuda Indonesia Larang Penumpang Bawa MacBook Pro Retina 15 Inch

Menurut Fungsi Ekonomi KBRI Pyongyang, Krisna P Laurensius disamping survei pasar dan pembukaan Gerai Produk Indonesia, KBRI Pyongyang juga sedang meningkatkan upaya promosi produk Indonesia di Korea Utara melalui pameran yang semula satu kali pada tahun lalu menjadi tiga kali tahun.  Yaitu mengikuti Pameran Dagang Internasional Musim Semi April lalu dan Pameran Dagang Internasional Musim Gugur pada September ini dan Pameran Produk Makanan Internasional pada November mendatang.[MEL]