Dark/Light Mode

Pro Israel, Lupa Derita Palestina

Protes Frankfurt Book Fair, IKAPI Tolak Hadir

Kamis, 19 Oktober 2023 10:25 WIB
Adania Shibli, penulis Palestina. [Foto: Facebook Fondation Jan Michalski]
Adania Shibli, penulis Palestina. [Foto: Facebook Fondation Jan Michalski]

 Sebelumnya 
Penulis, penerbit, dan setiap penyelenggara pameran buku, ujar Arys, seharusnya meyakini, bahwa buku memberikan ruang bagi suara-suara yang berbeda dan mencegah dominasi satu pikiran dalam menilai setiap peristiwa.

Buku juga berperan menyuarakan perdamaian dan penghapusan penindasan di muka bumi. Demikian juga pameran buku, semestinya merupakan ajang dialog yang adil dan upaya membangun saling pengertian.

Baca juga : 6 Warga Palestina Meregang Nyawa

“Palestina adalah negeri terjajah, rakyatnya terusir dari tanah air sendiri, dan hari-hari ini bahkan kehilangan hak-hak dasar sebagai manusia, seperti akses terhadap air, pangan, dan energi,” ujar CEO PT Pustaka Abdi Bangsa (Republika Penerbit) ini.

Pemerintah dan rakyat Indonesia, lanjutnya, selalu berada pada sisi rakyat Palestina, dalam memperjuangkan kemerdekaan dan meyakini, bahwa konflik berkepanjangan takkan berhenti, sebelum Palestina mendapatkan hak untuk menentukan nasib sendiri.

Baca juga : Waspada, Jakarta Bakal Masuki Puncak Covid-19

Arys juga mengingatkan, rakyat Palestina adalah pendukung paling awal kedaulatan Republik Indonesia dan berperan penting dalam diplomasi di Timur Tengah bagi pengakuan kemerdekaan Indonesia pasca-Proklamasi.

Sebaliknya, Indonesia juga termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina, setelah dideklarasikannya Negara Palestina di Aljazair pada 15 November 1988. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.