Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kemampuan seorang nenek 64 tahun di Jepang ini diacungi jempol, namun tak patut ditiru. Perempuan yang tinggal di daerah Katsushika, Tokyo ini mengaku memalsukan tas dan dompet mewah, demi keuntungan pribadinya.
Dia berhasil menjual tas dan aksesoris Louis Vuitton, Channel, hingga Gucci palsu di tokonya. Keuntungan yang dia dapatkan diperkirakan mencapai 900.000 yen (Rp 93,6 juta).
Baca juga : Kakek 88 Tahun Sabet Gamer Tertua
Kisah perempuan yang tak disebutkan namanya ini dimulai beberapa tahun lalu. Berawal dari membuka toko tas di Katsushika, dia mencoba menjual tas aslinya. Sayangnya, kondisi bisnis saat itu tak selalu baik. Keadaan ini menjadi lebih buruk ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020.
Namun, dia menemukan solusi di puncak pandemi. Saat dia sedang menonton TV, perempuan asal Tokyo itu melihat segmen tentang popularitas tas dan aksesoris desainer mewah. Akhirnya, dia memutuskan mengikuti gelombang popularitas tersebut demi mengantarkan jalannya menuju kesuksesan.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Rabu 24 Januari Hadir Di Bekasi Cyber Park
Setelah melakukan sedikit riset, dia mulai membuat tiruan tas mewah dengan menggunakan mesin jahit miliknya. Selama beberapa tahun terakhir, diaberhasil menjual tas dan aksesoris tiruan merek Louis Vuitton, Channel, dan Gucci di toko kecil Katsushika miliknya. Ia menjual barang palsu itu hingga 3.500 yen (Rp 364 ribu).
Ketika polisi menangkapnya di awal Februari 2024 ini, mereka menemukan lebih dari 330 barang palsu yang siap dijual. Polisi Jepang juga menyita gulungan kain bermerek dan kulit imitasi.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Kamis 18 Januari Hadir Di Bekasi Cyber Park
Setelah ditangkap, perempuan tersebut mengaku memalsukan tas dan dompet. Dia mengklaim, semuanya dibuat dengan tangan, di apartemennya, menggunakan mesin jahit sederhana. Tas dan dompet tersebut ada yang merupakan replika produk mahal. Ada pula model yang merupakan desainnya, memakai logo merekter nama, agar lebih menarik pembeli. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 16 Februari 2024 dengan judul "Nenek 64 Tahun Jahit Sendiri Tas Mewah Palsu"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya