Dark/Light Mode

Tekanan Otak, Mantan Presiden AS Jimmy Carter Terpaksa Dioperasi

Selasa, 12 November 2019 10:35 WIB
Mantan Presiden AS, Jimmy Carter (Foto: IG @thecartercenter)
Mantan Presiden AS, Jimmy Carter (Foto: IG @thecartercenter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Jimmy Carter dilaporkan menjalani operasi di Emory University Hospital, Atalanta, AS, Selasa (12/11) pagi.

Operasi tersebut terpaksa dilakukan, demi meredakan tekanan pada otak, akibat pendarahan yang dialaminya. Informasi ini disampaikan Carter Center, Selasa (12/11).

Baca juga : Suhendra Usulkan Jabatan Presiden Tiga Periode

Pendarahan pada otak yang dialami Carter terjadi, karena belakangan ini ia sering jatuh. Pada 6 Oktober lalu, Carter terjatuh di rumahnya. Dahinya robek kena benda tajam, dan terpaksa kena 14 jahitan. Selain itu, mata kirinya juga memar.

"Sejauh ini, Presiden Carter baik-baik saja. Dia kini bersama istrinya, Rosalynn," tutup Juru Bicara Carter Center.

Baca juga : Gajah Bantu Petugas PLN, Jaga Tower Transmisi Di Aceh

Carter adalah presiden ke-39 AS, yang berkuasa pada tahun1977-1981.

Carter yang meraih Nobel Perdamaian pada 2002 atas kerja kemanusiaannya, tercatat sebagai presiden AS yang paling panjang usia setelah meninggalkan Gedung Putih. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.