Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tersengat Panas, 33 Petugas Pemilu Di Uttar Pradesh, India Meninggal
Minggu, 2 Juni 2024 18:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sedikitnya 33 petugas pemungutan suara di negara bagian Uttar Pradesh, India dilaporkan meninggal akibat sengatan panas (heat stroke) di hari terakhir pemungutan suara, Sabtu (1/6/2024).
Meski kematian berulang kali akibat gelombang panas hebat – dengan suhu di atas 45 derajat Celcius - di banyak tempat di India kerap dilaporkan, meninggalnya puluhan staf dalam satu hari adalah hal yang sangat mengenaskan.
Navdeep Rinwa, kepala petugas pemilihan di negara bagian utara Uttar Pradesh mengatakan, total korban meninggal yang berjumlah 33 itu penjaga keamanan dan staf sanitasi.
Baca juga : Peringatan Harkitnas, Momentum Raih Kedaulatan Melalui Indonesia Cerdas
"Kami akan memberikan santunan sebesar 1,5 juta rupee (Rp 292 juta) kepada keluarga almarhum," kata Rinwa kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Minggu (2/6/2024).
Departemen Meteorologi India mencatat, suhu di Jhansi, Uttar Pradesh kini mencapai 46,9 derajat Celcius.
Para ahli mengatakan, ketika seseorang mengalami dehidrasi, paparan panas ekstrem mengentalkan darah mereka. Kejadian ini menyebabkan matinya organ-organ.
Baca juga : Irjen Kemenag Lepas 437 Petugas Haji Daker Bandara & Madinah
Pada kesempatan yang sama, Rinwa melaporkan kejadian meninggal dunia lainnya. Seorang pria yang sedang mengantre coblosan di Kota Ballia, mendadak hilang kesadaran.
"Dia langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan, namun dinyatakan meninggal pada saat kedatangan," jelas Rinwa.
India tidak asing dengan suhu musim panas yang membakar. Namun, penelitian ilmiah bertahun-tahun menemukan fakta, perubahan iklim menyebabkan gelombang panas menjadi lebih lama, lebih sering, dan lebih intens.
Baca juga : Peluang Bagi Indonesia, Permintaan Tenaga Perawat Di Jerman Terus Meningkat
Pemilu 2024 ini tampaknya akan kembali dimenangkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi. Politisi berusia 73 tahun itu diyakini menang tiga kali berturut-turut. Hasil Pemilu India akan diumumkan secara resmi pada 4 Juni mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya