Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sentil Barat Yang Nggak Dukung Palestina
Menlu Retno Beberkan Kekejaman Israel Di Gaza
Selasa, 4 Juni 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Salah satu upaya pelemahan yang dilakukan kepada UNRWA adalah dihentikannya bantuan kemanusiaan dari para donatur kepada UNRWA, terutama dari Ame1ika Serikat (AS).
Retno menceritakan, saat beberapa negara Eropa Barat membekukan bantuannya kepada UNRWA, dia memulai perjalanan kebeberapa negara Eropa untuk protes. Saat itu, dia juga menemui Komisaris Jenderal UNRWA, Philip Lazzaiini. Retno meminta agar UNRWA tidak dibekukan hingga tim investigasi tersebut bergerak dulu.
Baca juga : SYL Menimbun Uang Di Kamar Rumah Dinas
"Setelah tim investigasi bekerja dan tidak ada bukti keterlibatan UNRWA dalam serangan Hamas, bantuan satu demi satu sudah mulai mengalir kembali ke UNRWA," kata Retno."
Dia mengatakan, AS termasuk negara yang sampai saat ini belum atau tidak membuka kembali keran bantuannya kepada UNRWA. UNRWA adalah lembaga PBB yang diberikan tugas mengurus pengungsi. Pengungsi Palestina bukan hanya ada di Gaza, tetapi juga ada di Tepi Barat Palestina, Jordania, Leba non dan di Suriah. Jumlah total pengungsi yang dicatat UNRWA sekitar hampir 6 juta orang.
Baca juga : Masayu Anastasia, Nyesel Cerai Karena Anak
Dampak upaya pelemahan UNRWA, tidak hanya memperburuk pelayanan kepada para pengungsi. Tetapi tindakan itu secara sistematis memang dilakukan Israel untuk meniadakan isu pengungsi.
"Jadi kalau mereka (pengungsi Palestina) tidak di layani, terpaksa mereka akan tinggal di negara-negara tersebut. Dampaknya, isu right to return (pengembalian pengungsi ke negara asal) menjadi tidak ada. Sehingga salah satu elemen perjanjian perdamaian mengenai right to return untuk pengungsi ditiadakan Israel,"jelasnya.
Baca juga : Pasangan Kang Emil Untuk DKI Lagi Dicari
Terkait two state solution dalam beberapa kali pernyataannya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjaimin Netanyahu mengatakan, bahwa two state solution sudah tidak ada. Retno menjelaskan, makna statement Netanyahu berarti Palestina memang akan terns dihabisi. Sehingga, mimpi Palestina memiliki negara merdeka, semakin sulit untuk menjadi kenyataan. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 4 Juni 2024 dengan judul "Sentil Barat Yang Nggak Dukung Palestina Menlu Retno Beberkan Kekejaman Israel Di Gaza"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya