Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Israel-Hizbullah Baku Tembak Tiap Hari, Jerman Minta Warganya Tinggalkan Lebanon
Kamis, 27 Juni 2024 08:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Jerman mendesak warganya untuk meninggalkan Lebanon sesegera mungkin, mengingat eskalasi konflik yang semakin tajam antara Israel dan Hizbullah.
Israel dan Hizbullah, sekutu Hamas yang didukung Iran di Lebanon, saling baku tembak hampir setiap hari, sejak serangan 7 Oktober kelompok militan Palestina terhadap Israel memicu perang di Jalur Gaza.
Baca juga : Jemaah Haji Nafar Awal Hari Ini Tinggalkan Mina Sebelum Matahari Terbenam
"Warga Jerman diminta segera meninggalkan Lebanon. Ketegangan di perbatasan Israel dapat meningkat kapan saja," demikian panduan perjalanan yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jerman, seperti dikutip AFP, Rabu (26/6/2024).
Disebutkan pula, peningkatan risiko serangan teroris di Lebanon dapat terjadi kapan saja, dengan menyasar orang Barat atau hotel besar.
Baca juga : Maurizio Sarri Menyesal Tinggalkan Chelsea
Selasa (24/6/2024), Menlu Jerman Annalena Baerbock mengingatkan, kesalahan perhitungan dapat memicu perang habis-habisan antara Israel dan Hizbullah. Dia pun menekankan pentingnya pengendalian diri ekstrem, saat ketegangan meningkat.
"Dengan setiap roket melintasi Garis Biru antara Lebanon dan Israel, kami mengingatkan, salah perhitungan dapat memicu perang panas," kata Baerbock dalam kunjungan ke Beirut via X. Pernyataan ini mengacu pada garis demarkasi antara Israel dan Lebanon.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya