Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Arab Saudi Untuk Indonesia Faisal Abdullah Lepas Jemaah Haji Undangan Raja Salman
Selasa, 11 Juni 2024 07:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Amodi melepas keberangkatan 50 warga negara Indonesia (WNI) atas undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Sabtu (8/6/2024).
“Pemerintah Arab Saudi mendoakan agar seluruh jamaah haji asal Indonesia selalu diberi kemudahan,” doanya, dalam acara pelepasan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Sabtu (8/6/2024).
Nama-nama yang diajukan untuk mendapatkan undangan khusus itu telah dipilih secara cermat oleh Pemerintah Arab Saudi. Kerajaan menyebut, akan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji.
Baca juga : Dubes Prancis Untuk Indonesia Fabien Penon Ajak Penonton Nikmati Europe on Screen 2024
“Ini suatu kehormatan bagi kami, memfasilitasi tamu Allah yang ingin menjalankan ibadah haji. Kami berharap, mereka bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke Indonesia dengan selamat,” lanjut Dubes Faisal.
Kuota haji undangan ini termasuk dalam total kuota haji Indonesia pada 2024, yang mencapai 241.000 jemaah. “Semoga menjadi haji mabrur dan mendapat ampunan serta kembali ke Tanah Air dengan selamat,” pungkasnya.
Sementara Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syekh Ahmed bin Essa Al-Hazmi mengatakan, 50 orang undangan itu terdiri dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah Menteri Keuangan (Menkeu) Indonesia Sri Mulyani. Menkeu akan berangkat haji bersama suaminya, Tonny Sumartono.
Baca juga : Al Azhar Care Gandeng Indonesia Care Bantu Penyintas Banjir Bandang Sumbar
Selain Sri dan suami, tokoh dan pejabat yang menerima undangan ini di antaranya Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama Kamaruddin Amin, Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu Andy Rahmianto, dan Kabid Diklat Masjid Istiqlal, Farid F Saenong.
Dalam upacara pelepasan tersebut, Dubes Faisal juga kembali menyebut, Riyadh telah menetapkan rencana strategis berkaitan pelayanan ibadah haji. Salah satunya, fast track (jalur cepat). Yaitu layanan pemeriksaan dokumen jemaah haji secara cepat oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Indonesia.
Layanan itu dapat menghemat waktu jemaah setibanya di bandara Madinah atau bandara Jeddah. Terkait Visi 2030, Dubes Faisal mengatakan, Kerajaan Arab Saudi fokus memberi pelayanan terbaik ibadah haji.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya