Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pria 58 tahun di Taiwan menganggap dirinya beruntung. Selama 19 jam hanyut dan mengambang di lautan luas, ia masih selamat. Pria bernama Hong Nan itu ditemukan nelayan beberapa kilometer dari pantai Taiwan.
Belasan jam Hong Nan bertelanjang dada dan mengarungi lautan hanya dengan sebuah ban renang warna pelangi. Ia mengaku sempat hilang harapan untuk hidup. Namun, sebuah perahu nelayan yang bernama Wanli Princess 168, berhasil menyelamatkannya pada tanggal 7 Juli 2024.
Perahu nelayan tersebut akan menuju pelabuhan New Taipei. Awalnya, salah satu anak buah kapal melihat sesuatu yang aneh di dalam air. Saat perahu mendekati objek aneh tersebut, terlihat jelas bahwa itu adalah seorang pria.
Baca juga : Mentan Amran Kolaborasi Bareng KASAL Tanam Padi Di Lampung
Anggota dari Departemen Pemadam Kebakaran New Taipei, Xu Minglong bersyukur Hong tidak mengalami trauma yang berarti.
“Ia meminta air kepada kami,” ujar Xu dilansir Oddity Central.
Video penyelamatan Hong Nan viral di dunia maya. Di video itu, awak perahu terlihat melemparkan pelampung kepadanya. Hong tampak lemah dan mengalami dehidrasi. Para nelayan segera membawanya ke pelabuhan dan menghubungi layanan darurat.
Baca juga : Keliaran Di Jalan Tol, UFO Disetop Polisi
Hong bercerita kepada para penyelamatnya. Insiden ini bermula saat ia memutuskan berenang pada malam hari di perairan New Taipei pada 6 Juli 2024. Ia minum beberapa gelas alkohol. Setelah itu, dia bersantai di tepi pantai dengan ban dan tertidur.
Hong masuk ke air sekitar pukul 6 atau 7 malam. Ia bangun beberapa jam kemudian dan mendapati dirinya sudah ada di laut lepas. Sangat jauh dari pantai.
Pria Taiwan itu mencoba berteriak minta tolong. Tapi karena jaraknya yang jauh, tidak ada yang bisa mendengarnya. Akhirnya dia cuma bisa pasrah, dan berharap ada perahu yang lewat. Hong hanyut di atas ban renangnya sepanjang malam.
Baca juga : Persiapan Liga 1, Pesut Etam Kembali Latihan
Di rumah sakit Taipei, dokter melakukan beberapa pemeriksaan terhadap Hong. Tak lama kemudian, Hong boleh pulang karena kondisinya membaik. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 12 Juli 2024 dengan judul "Ketiduran Di Ban, 19 Jam Hanyut Di Laut"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya