Dark/Light Mode

Teleponan Dengan Zelensky, Trump Janji Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Sabtu, 20 Juli 2024 16:17 WIB
Kandidat Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Istimewa)
Kandidat Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump mengungkap isi pembicaraan via telepon dengan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat (19/7/2024), Dalam obrolan itu, Trump berjanji mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

"Saya menghargai upaya Presiden Zelensky yang telah menghubungi saya, Presiden AS berikutnya. Saya akan membawa perdamaian dunia, serta mengakhiri perang yang telah menelan begitu banyak korban jiwa, dan menghancurkan keluarga tak berdosa yang tak terhitung jumlahnya," kata Trump via Truth Social.

“Saya yakin, kedua pihak dapat bersatu dan menegosiasikan kesepakatan, yang mengakhiri kekerasan dan membuka jalan menuju kemakmuran,” imbuhnya.

Baca juga : Trump Janji Stop Perang Di Timteng Dan Ukraina

Sejauh ini, pemerintahan Joe Biden telah menyalurkan bantuan militer senilai puluhan miliar dolar AS dalam bantuan militer untuk Kiev, sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Namun, hingga saat ini, Trump belum memberikan kepastian mengenai dukungan berkelanjutan Washington terhadap Kiev.

Terima Kasih Amerika 

Zelensky menyampaikan isi pembicaraannya dengan Trump, melalui platform media sosial X. Dalam pembicaraan itu, Zelensky memberikan ucapan selamat kepada Trump, karena telah resmi menjadi kandidat presiden AS dari Partai Republik.

Zelensky juga menyampaikan simpatinya kepada Trump, yang menjadi korban percobaan pembunuhan di Pennsylvania.
“Saya doakan dia selamat dan kuat di masa depan,” cuitnya.

Baca juga : Jumat Besok, Trump Dan Zelensky Mau Teleponan, Akankah Jadi Pertanda Baik?

Zelensky juga menggarisbawahi dukungan bipartisan dan bikameral Amerika, untuk melindungi kebebasan dan kemerdekaan Ukraina.

“Ukraina akan selalu berterima kasih kepada AS atas bantuannya dalam memperkuat kemampuan untuk melawan teror Rusia. Serangan Rusia terhadap wilayah kami berlanjut setiap hari," papar Presiden berusia 46 tahun itu.

"Kami dan Presiden Trump sepakat untuk membahas langkah-langkah mewujudkan perdamaian yang adil dan benar-benar abadi," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.