Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hasil Jajak Pendapat Terbaru Pilpres AS
Harris Salip Trump
Kamis, 25 Juli 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Sebuah lembaga survei yang mewakili tim kampanye Trump meremehkan hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan peningkatan dukungan terhadap Harris. Mereka beralasan, popularitas Harris mungkin akan meningkat untuk sementara waktu karena liputan media yang luas soal pencalonan dirinya.
“Lonjakan itu kemungkinan akan mulai terlihat dalam beberapa hari ke depan dan akan berlangsung selama beberapa waktu,” ujar pakar jajak pendapat Tony Fabrizio dalam memo yang diedarkan kepada wartawan oleh tim kampanye Trump, dikutip Reuters, Rabu (23/7/2024).
Meski demikian, menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, 56 persen pemilih terdaftar AS setuju dengan pernyataan bahwa Harris lebih tajam secara mental dan mampu menghadapi tantangan dibandingkan dengan Trump.
Hindari Komentar Rasis
Baca juga : KPK Usut Tiga RS Swasta
Para petinggi Partai Republik mengeluarkan imbauan agar anggotanya tidak melemparkan ujaran dan komentar seksis dan rasis kepada Harris. Imbauan ini untuk menghindari blunder yang akan merugikan Trump selama kampanye.
Dalam pertemuan tertutup Partai Republik, Selasa (23/7/2024), Ketua Komite Nasional Republik Richard Hudson meminta anggotanya fokus mengomentari Harris sebatas kinerjanya dalam pemerintahan.
“Pemilu kali ini hanya seputar kebijakan, bukan soal kepribadian,” ujar Ketua DPR AS Mile Johnson usai rapat tertutup itu.
Baca juga : Pintu Rujuk Sudah Tutup
Dia mengatakan, anggota Republik harus menjauhi keinginan untuk mengomentari asal-usul Harris ataupun gendernya.
“Semua itu tidak ada hubungannya dengan kebijakan,” tegasnya.
Peringatan tersebut menunjukkan adanya risiko baru bagi Republik jika melawan sosok perempuan dan warga keturunan Asia pertama yang bisa memenangkan posisi di Gedung Putih.
Baca juga : Ekonomi RI Dijempolin Bank Dunia
Trump, khususnya, memiliki kebiasaan melontarkan serangan rasis dan misoginis. Ini bisa mematikan kesempatannya mendapat dukungan pemilih yang masih belum menentukan pilihan atau swing voters. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 25 Juli 2024 dengan judul "Hasil Jajak Pendapat Terbaru Pilpres AS, Harris Salip Trump"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya