Dark/Light Mode

Pilpres AS

Nama Capres Harris Diumumkan 5 Agustus, Gubernur Pennsylvania Masuk 5 Finalis

Rabu, 31 Juli 2024 12:33 WIB
Wapres AS Kamala Harris (Foto: Instagram)
Wapres AS Kamala Harris (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Kamala Harris kini tinggal menghitung hari untuk mengumumkan nama pendampingnya di Pilpres AS 5 November mendatang.

CBS, mitra BBC di AS menyebut, kandidat wapres untuk Harris kini telah dikerucutkan menjadi lima nama.

Siapa yang lolos saringan, akan diumumkan pada Senin (5/7/2024). Sebelum Konvensi Nasional Demokrat di Chicago, 19 Agustus mendatang.

Setelahnya, Harris dan pendamping barunya akan mengunjungi Philadelphia, Detroit, Michigan; Las Vegas, Nevada; Raleigh, North Carolina; Phoenix, Arizona, Savannah, Georgia; dan Wisconsin Barat.

Berikut nama lima finalis pendamping Harris, seperti dikutip CBS:

Josh Shapiro, Gubernur Pennsylvania

 

Gubernur California Josh Shapiro (Foto: Instagram)


Gubernur kelahiran 20 Juni 1973 yang karismatik dan populer ini diyakini dapat membantu Harris menguasai Pennsylvania, swing state atau negara bagian yang jadi wilayah rebutan Partai Demokrat dan Republik.

Sejak terpilih memimpin Pennsylvania pada tahun 2022, Shapiro memiliki approval rating yang tinggi. Dia pun sukses membuat terobosan di Pennsylvania, wilayah yang dimenangkan Donald Trump pada 2016.

Baca juga : Kamala Harris Umumkan Cawapres Sebelum 7 Agustus 2024, Buttigieg Dipertimbangkan

Nama Shapiro juga menjadi headline media massa nasional, saat dia gercep membangun jembatan yang runtuh di jalan raya Philadelphia, pada tahun lalu.

Aksi cepat itu dipuji oleh banyak orang sebagai talking point infrastruktur yang sempurna, untuk capres potensial 2028.

Kalau lolos saringan cawapres dan menang Pilpres 5 November mendatang, Shapiro akan menjadi Wakil Presiden Yahudi yang pertama.

Shapiro menyuarakan dukungan kuat untuk Israel dalam perang di Gaza. Kritiknya terhadap protes mahasiswa di kampus-kampus Pennsylvania, dinilai dapat memecah belah Partai Demokrat dan jalan menuju Pilpres.

Mark Kelly, Senator Arizona

 

Senator Arizona Mark Kelly (Foto: AP via ABC News)

 

Senator swing-state berusia 60 tahun ini memiliki resume mengesankan, yang menjadi daya tarik bagi pemilih Demokrat dan Republik.

Mantan pilot tempur Angkatan Laut dan astronot NASA itu telah menghabiskan lebih dari 50 hari di luar angkasa, dalam beberapa misi.

Baca juga : Hasil Seleksi Petugas Haji Sudah Diumumkan, Peserta Silakan Cek Akun

Namun di Washington, Kelly terhitung nama baru. Dia dilantik menjadi senator pada Desember 2020. Istrinya, Gabby Giffords ditembak kepalanya saat bertugas di DPR Arizona pada 2011.

Sejak itu, Giffords aktif menyuarakan undang-undang keselamatan senjata. Kisha pribadi pasangan itu dapat beresonansi dengan para pemilih.

Sikap Kelly yang dikenal kuat dan kritik sesekali terhadap pemerintahan Biden, dapat membantu menarik pemilih independen dan konservatif.

Andy Beshear, Gubernur Kentucky

 

Gubernur Kentucky Andy Beshear (Foto: Instagram)


Andy Beshear (46) dikenal kawan baik  Harris sejak lama. Beshear sukses mengukir karier sebagai seorang Demokrat, di negara bagian yang dimenangkan Donald Trump di Pilpres AS 2016.

Ini adalah karakteristik menarik yang dapat mempermanis tiket Demokrat.

Beshear secara terbuka membahas iman Kristennya, serta dampaknya terhadap kepribadian dan pekerjaannya. Dia sangat concern terhadap masalah pendidikan publik dan perlindungan terhadap hak-hak reproduksi.

Tim Walz, Gubernur Minnesota

 

Gubernur Minnesota Tim Walz (Foto: Instagram)


Walz (60) adalah pemimpin yang telah teruji dalam pertempuran 12 tahun di Kongres, sebelum menjadi gubernur pada tahun 2018.

Baca juga : Ini Yang Harus Dilakukan Untuk Hindari Penipuan Di Dunia Maya

Walz menyebut Donald Trump dan JD Vance sebagai orang aneh. "Dia hanya pria yang aneh, aneh," begitu Walz mengomentari Trump, dalam acara penggalangan dana, Senin (29/7/2024).

Kepemimpinannya di Minnesota diuji lewat kasus kematian George Floyd di Minneapolis pada 2020. Mantan asisten pelatih sepak bola itu menggunakan Garda Nasional untuk membantu menghentikan aksi demonstrasi, yang menyebabkan bangunan rusak dan kantor polisi dibakar.

Menteri Transportasi Pete Buttigieg

 

Menteri Transportasi AS Pete Buttigieg (Foto: Instagram)

 

Berkampanye untuk Gedung Putih bukanlah hal baru bagi Buttigieg (42). Sebagai walikota South Bend, Indiana, Buttigieg adalah favorit kejutan dari pemilih liberal dalam kampanye utama Demokrat 2020. Namun, dia gagal.

Buttigieg yang kini menjabat Menteri Transportasi, adalah salah satu komunikator terbaik Gedung Putih.

Buttigieg meledek Vance yang pernah mengkritik Trump dengan keras, namun sekarang berubah untuk mendapatkan kekuasaan.

Dia juga mengelola sejumlah krisis publik dalam perannya sebagai Menteri Transportasi, membantu mengawasi respons tergelincirnya kereta api Palestina Timur di Ohio, runtuhnya Jembatan Baltimore, dan krisis penjadwalan Southwest Airlines pada tahun 2022.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.