Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menjelajahi Keindahan Negeri Singa Atlas (7)
Masjid Hassan II Casablanca Di Tepi Atlantik
Minggu, 4 Agustus 2024 07:07 WIB
Sebelumnya
Permukaan eksterior masjid menampilkan sentuhan akhir titanium, perunggu, dan granit. Dihiasi marmer biru pucat dan ubin Zellige.
Fitur khusus di masjid ini semua strukturnya terbuat dari beton semen bertulang dan semua dekorasinya menggunakan desain tradisional Maroko. Fitur arsitektur yang terkenal termasuk tiang-tiang yang mencolok, lengkungan tapal kuda, dan muqarnas yang tak terhitung jumlahnya menghiasi langit-langit. Begitu selesai shalat tahiyatul masjid (menghormati masjid), saya tak henti-henti mendongak, mengagumi indahnya ornamen di atas sana. Sambil juga terus mengambil gambar-gambar.
Oya, muqarnas adalah semacam bentuk dekoratif dalam arsitektur tradisional Islam dan Persia. Hiasan muqarnas menampilkan sistem proyeksi, pengulangan, dan penggandaan berbentuk ceruk, yang berfungsi sebagai dekorasi bagian-bagian peralihan dalam arsitektur.
Baca juga : Cape Spartel, Pemandangan Selat Gibraltar Yang Menakjubkan
Dalam bahasa Arab, kata muqarnas berarti "kubah stalaktit", dan merupakan ornamen arsitektur yang dikembangkan di sekitar pertengahan abad ke-10 di wilayah timur laut Persia, dan tampaknya juga di wilayah tengah Afrika Utara secara mandiri pada masa yang hampir bersamaan. Kubah, lengkungan, dan dinding ini memberikan suasana megah pada masjid.
Secara keseluruhan, masjid ini dapat menampung maksimal 105.000 jamaah, yang dapat berkumpul bersama untuk shalat; 25.000 jamaah di dalam aula masjid, sementara 80.000 jamaah lainnya, di halaman luar masjid.
Bagian interior Masjid Hassan II yang mengagumkan. [Foto: Muhammad Rusmadi / Rakyat Merdeka / RM.id]
Masjid yang dibangun kawasan Bd Sidi Mohammed Ben Abdallah ini, menempati kompleks seluas 9 hektare dan menjulang tinggi di atas Samudra Atlantik. Konteks sejarah masjid dimulai setelah wafatnya Raja Mohammed V pada 1961. Sang putra yang kemudian naik tahta, Raja Hassan II, lalu meminta pengrajin terbaik negara itu untuk mengajukan rencana pembangunan sebuah masjid.
Baca juga : Berziarah Ke Makam Ibnu Batutah
Kemudian pada 9 Juli 1980, Raja Hassan II menyatakan dalam pidatonya, dia ingin membangun masjid ini di atas air, terinspirasi ayat Al-Qur'an yang menyatakan "singgasana Allah berada di atas air", seperti yang di antaranya digambarkan di dalam Surah Hud, surah nomor 11, Ayat 7 itu, yang terjemahnya: “Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air...”
Dua pemecah ombak besar juga dibangun, untuk melindungi masjid dari erosi gelombang laut Atlantik, yang dapat mencapai ketinggian 10 meter.
Selain masjid, bangunan lain di area ini juga ada madrasah (sekolah Islam), hammam (tempat pemandian), museum sejarah Maroko, aula konferensi, dan perpustakaan yang sangat besar. Bahkan dianggap sebagai yang terlengkap di dunia Islam. Di halaman, ada 41 air mancur dengan dekorasi cantik. Bahkan, taman di sekitar masjid ini jadi lokasi populer untuk tempat bersantai keluarga. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya