Dark/Light Mode

Malaysia Tawarkan 300 Ringgit Kepada Pasutri Supaya Tidak Cerai

Sabtu, 23 Nopember 2019 15:05 WIB
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Selangor, Malaysia, menawarkan uang insentif sebesar 300 ringgit Malaysia kepada pasangan suami istri yang mempertahankan pernikahannya.

Tawaran ini juga diberikan kepada pemuda-pemudi yang menikah di bawah usia 40 tahun. Dalam program bernama Insentif Generasi Muda Selangor (iGems), pemerintah Selangor berharap bisa memperkuat institusi pernikahan di wilayahnya dan mengurangi angka perceraian.

Baca Juga : Pertiwi Indonesia Ajak Masyarakat Ciptakan Ekosistem Kebaikan

Ketua Komite Pembangunan Pemuda, Olah raga dan modal intelektual Selangor Mohd. Khairuddin Othman mengatakan, pihaknya mengalokasikan dana sebesar 550.603 ringgit atau sekitar Rp 2 miliar untuk program iGems.

"Peserta harus di bawah 40 tahun dan baru pertama kali menikah," jelas Khairuddin. Insentif sebesar 300 ringgit ini akan diberikan kepada masing-masing suami dan istri.

Baca Juga : Sah, Indonesia Jadi Anggota Dewan Biosfer Dunia

"Kedua pasangan harus berasal dari Selangor agar bisa mendapatkan masing-masing 300 ringgit. Jika hanya salah satu saja berasal dari Selangor, maka insentif hanya diberikan kepada warga Selangor saja," tambahnya.

Khairuddin berharap insentif ini bisa mengurangi jumlah perceraian di kalangan pasutri muda. Rata-rata pasangan Selangor yang bercerai, dikutip Bernama, berada di kisaran usia 30-40 tahun.

Baca Juga : Top, Kebijakan Investasi RI Menggema di New Economy Forum Beijing

"Kebanyakan usia pernikahan baru lima tahun paling lama. Angka perceraian di Selangor merupakan angka tertinggi di Malaysia dengan 13.203 kasus pada 2017," jelasnya.(DAY)