Dark/Light Mode

Film Tsunami Aceh Yang Digarap KJRI Cape Town Diputar Di FIMA Ke-43 Tahun Depan

Selasa, 13 Agustus 2024 11:54 WIB
Konjen RI Cape Town Tudiono saat menerima kunjungan delegasi dari sejumlah kampus kedokteran Indonesia yang menghadiri acara Federation of Islamic Medication Association (FIMA) ke-42, Cape Town, Afrika Selatan. Dok KJRI Cape Town
Konjen RI Cape Town Tudiono saat menerima kunjungan delegasi dari sejumlah kampus kedokteran Indonesia yang menghadiri acara Federation of Islamic Medication Association (FIMA) ke-42, Cape Town, Afrika Selatan. Dok KJRI Cape Town

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemutaran film komersial berlatar bencana tsunami Aceh akan menjadi side-event dari pertemuan Federation of Islamic Medication Association (FIMA) ke-43 di Banda Aceh, tahun depan, 2025.

Rencana tersebut dibahas Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konsul RI), Tudiono saat menerima kunjungan delegasi RI yang menghadiri ajang FIMA ke-42 di Cape Town, Afrika Selatan, kemarin, Senin (12/8).

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Tudiono, didampingi oleh Konsul Penerangan, Sosial Budaya, Daddy Yuliansyah, dan Konsul Ekonomi Setyo Hargyanto.

Sementara delegasi tersebut terdiri dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Dr. Safrizal Rahman, Dr. Iflan Nauval (Unsyiah), Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Achmad Zaki, Ketua Bidang Hubungan Internasional Ikatan Dokter Indonesia dan Sekretaris Jenderal FIMA Dr. Eka Ginanjar, Dr. Raisya daei Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), dan Iwang Yusuf dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung.

Acara pertemuan Asosiasi Pengobatan Federasi Islam tersebut, pada tahun ini berlangsung di Cape Town sejak tanggal 10 sampai 11 Agustus 2024. 

Baca juga : 2 Anak Buah SYL Di Kementan Divonis 4 Tahun Penjara

Peserta sasosiasi dari seluruh negara dalam forum ini, telah menyepakati bahwa tuan rumah FIMA ke-43 tahun 2025 adalah Indonesia. Tepatnya di Banda Aceh.

Tudiono mengatakan, peserta sidang acara tersebur menyambut antusias penyelenggaraan pertemuan di Banda Aceh. 

"Banyak dari yang hadir memiliki ikatan emosional dengan Banda Aceh. Mereka terlibat langsung selama beberapa bulan dalam misi kemanusiaan penanggulangan bencana tsunami di Banda Aceh pada 2004," kata Tudiono dalam keterangannya, Selasa (13/8).

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town akan menggandeng Rumah Produksi Summerland dan produser Wendra Lingga Tan, serta melibatkan mitra dari Cape Town, Afrika Selatan untuk menggarap film berlatar tsunami Aceh dan cerita hubungan Indonesia dengan Afsel.

"Pengambilan shooting akan dilaksanakan di Aceh dan Cape Town tahun ini," terangnya.

Baca juga : Lamine Yamal Mau Rayakan Ultah Ke-17 Tahun Di Jerman

Delegasi RI dari berbagai Universitas yang menghadiri acara FIMA ke-42 di Cape Town mendukung upaya diseminasi film tsunami Aceh. Mereka mengusulkan agar teaser film tersebut dapat disiapkan untuk diseminasi ke anggota FIMA.

"Mereka juga menyampaikan, pemutaran film sebagai side event FIMA ke-43 merupakan momentum yang tepat. Karena digelar bertepatan dengan peringatan 20 tahun tsunami Aceh," lanjutnya.

Pembuatan film ini mendapat dukungan yang sangat luas, terutama dari Pemerintah Provinsi Aceh, Wali Nanggroe Aceh, insan perfilman Aceh dan Universitas Syah Kuala.

Konjen Tudiono menambahkan bahwa pemutaran film ini akan menjadi kesempatan penting untuk mensosialisasikan film tsunami Aceh di tataran dunia. Termasuk untuk mendukung kerja sama internasional dan pariwisata Aceh. 

“Ini menjadi kesempatan penting untuk mensosialisasikan film tsunami Aceh di tataran dunia. Hal ini diharapkan dapat mendukung kerjasama internasional dan pariwisata Aceh,” tutup Konjen Tudiono.

Baca juga : Toyota Rangga Concept Meluncur Awal Tahun Depan

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan melalui video conference menyatakan dukungan penuh terhadap pembuatan film ini. 

Unsyiah, sebutnya memiliki Tsunami and Disaster Mitigation Research Center yang mampu melakukan simulasi tsunami serta dampaknya, yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan film ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.