Dark/Light Mode

Usai Laos, Prabowo Ke Kamboja Temui Perdana Menteri Dan Presiden Senat

Jumat, 6 September 2024 22:21 WIB
Presiden terpilih Prabowo Subianto saat kunjungan kerja ke Kamboja, Jumat (6/9). Foto: Tim Media Prabowo Subianto
Presiden terpilih Prabowo Subianto saat kunjungan kerja ke Kamboja, Jumat (6/9). Foto: Tim Media Prabowo Subianto

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, melanjutkan lawatannya ke Kamboja usai kunjungan ke Laos, Jumat (6/9).

Prabowo bertemu dengan Presiden Senat Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, dan Perdana Menteri Kamboja, Samdech Moha Borvor Thipadei Hun Manet, di ibu kota Kamboja.

Pertemuan ini dilaksanakan terpisah, dimulai dengan pertemuan dengan Presiden Senat Kamboja. 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas komitmen Kamboja untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dengan Indonesia. 

Baca juga : Selepas Dari Brunei, Prabowo Terbang Ke Laos Bahas Sistem Pertahanan Negara

Ia juga menegaskan pentingnya kedua negara dalam terus mencari peluang baru untuk kolaborasi demi menghadapi tantangan dan peluang di masa mendatang.

"Ke depan, sangat penting bagi kedua negara untuk secara aktif mencari dan mengeksplorasi peluang baru guna memastikan kemitraan kita tetap kuat dan responsif terhadap tantangan yang muncul," kata Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Selain bertemu dengan Presiden Senat, Prabowo juga berbincang dengan Perdana Menteri Hun Manet. 

Dalam pertemuan ini, Prabowo menekankan keyakinannya bahwa Indonesia dan Kamboja memiliki potensi besar untuk bekerja sama lebih erat demi meningkatkan kemakmuran dan kemajuan kawasan ASEAN.

Baca juga : Kolaborasi LPP Agro, BPDPKS dan Kementan Beri Pelatihan Pekebun Sawit

"Dengan memperkuat kolaborasi kita, saya yakin kita dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan dan pembangunan ASEAN. Saya berharap kemitraan yang berkelanjutan ini akan membawa kita pada pencapaian tujuan bersama," ujar Prabowo dengan optimis.

Lawatan Prabowo ini juga untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Kamboja, khususnya dalam kerja sama pertahanan. 

Baru-baru ini, Kementerian Pertahanan RI telah menghibahkan sejumlah senjata dan amunisi kepada Komando Pasukan Khusus Tentara Royal Kamboja, bagian dari Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (RCAF). 

Pengiriman hibah tersebut dilakukan dengan menggunakan Pesawat Hercules C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis (29/8) lalu.

Baca juga : Prabowo Diminta Genjot Perekonomian Syariah

Hibah itu meliputi 150 senapan SS2-V5 A1, 20 pistol G2 Elite, serta 1 juta butir amunisi, termasuk amunisi kaliber 5,56x45mm dan 9x19mm. 

Hal ini diharapkan dapat memperkuat kapabilitas pertahanan Kamboja dan mempererat hubungan militer kedua negara.

Dengan rangkaian kunjungan ini, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendorong kerja sama di kawasan ASEAN, yang diharapkan dapat berkontribusi pada stabilitas dan pembangunan berkelanjutan di kawasan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.