Dark/Light Mode

Peringati 40 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Malta, KBRI Roma Gelar Resepsi Diplomatik

Jumat, 29 November 2019 23:31 WIB
Duta Besar RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Esti Andayani, memotong kue dalam Resepsi Diplomatik, di Intercontinental Hotel, St. Julians, Malta, Kamis (28/11). (Foto: KBRI Roma)
Duta Besar RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Esti Andayani, memotong kue dalam Resepsi Diplomatik, di Intercontinental Hotel, St. Julians, Malta, Kamis (28/11). (Foto: KBRI Roma)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI dan 40 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Malta, KBRI Roma menyelenggarakan Resepsi Diplomatik di Intercontinental Hotel, St. Julians, Malta, Kamis (28/11). Acara dihadiri sekitar 100 orang undangan dari berbagai kalangan antara lain para Duta Besar negara sahabat dan korps diplomatik, instansi pemerintah, pengusaha dan sektor swasta, Friends of Indonesia, serta WNI yang berada di Malta.

Malta memiliki arti penting bagi Indonesia. Posisi geografis Malta sebagai salah satu hub di kawasan Mediterania memiliki potensi sebagai pintu masuk produk ekspor Indonesia untuk pasar Eropa dan Afrika Utara. Kerja sama bilateral yang kuat juga tercermin dalam dukungan Pemerintah Malta, Otoritas Kepolisian, maupun lembaga terkait lainnya dalam penanganan berbagai kasus perlindungan WNI di Malta. 

Baca juga : Kerja Sama Kazakhtan dan Indonesia Makin Moncer

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Esti Andayani, menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Malta telah berjalan dengan baik berdasarkan rasa saling percaya dan saling menghormati. “Indonesia dan Malta berkomitmen untuk memperkuat hubungan bilateral dan people-to-people contact sebagaimana telah terjalin selama ini demi kemakmuran dan perdamaian global,” ucapnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (29/11).  

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Esti Andayani juga memberikan penghargaan untuk Paul Falzon, Consultant International Transport Workers Federation (ITF), dan Josef Bugeja, Sekjen General Workers Union (GWU), atas kerja sama yang baik selama ini dalam memfasilitasi dan memperjuangkan hak-hak Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di Malta. 

Baca juga : Tinggal Nunggu Dilantik, Rudiantara Jadi Dirut PLN

Resepsi diplomatik dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya kontemporer Indonesia melalui penampilan ‘Tari Jaipong Kembang Tanjung’ dari Jawa Barat dan ‘Tari Cendrawasih’ dari Bali, oleh diaspora Indonesia, penari Pinkan Mulia. Selanjutnya, alunan terompet yang dimainkan oleh Staf KBRI Roma membawakan lagu-lagu daerah Indonesia seperti ‘Angin Mamiri’ dan ‘Rasa Sayange’ serta folk song Malta, Il-Karozzin.  

Para tamu undangan yang hadir berdecak kagum atas pertunjukan budaya Indonesia dan penampilan Staf KBRI Roma dan pelayan yang mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.