Dark/Light Mode

Dikatain Cacat Mental, Kamala Harris Santuy

Politisi Republik Sibuk Lurusin Ocehan Trump

Selasa, 1 Oktober 2024 06:20 WIB
Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump. Foto: AFP
Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump. Foto: AFP

 Sebelumnya 
Gubernur Maryland Lary Ho­gan juga mengingatkan bahwa ejekan Trump justru ikut meng­hina warga AS yang mengalami keterbelakamgan mental dan memiliki cacat tubuh.

“Saya sudah ingatkan retorika Trump yang memecah belah ini harus dikurangi. Kita lebih baik tanpa itu,” warning Hogan.

Baca juga : Tahanan Ketakutan Masuk Sel Isolasi Lagi

Sementara, Direktur Komuni­kasi Kampanye Trump, Steven Cheung mengatakan, pernyataan Trump tidak diniatkan untuk menghina warga negara AS secara umum. Pernyatan itu maksudnya untuk menyatakan bahwa kemampuan Harris ti­dak cocok dijadikan kandidat presiden.

Trump bersaing ketat dengan Harris menjelang Pilpres pada 5 November. Imigrasi dan perba­tasan selatan menjadi salah satu isu utama bagi para kandidat.

Baca juga : Tissa Biani, Unggah Foto Dul Suapin Kue Ultah

Menanggapi hinaan Trump, kubu Harris santuy. Juru Bicara Tim Kampanye Kamala Har­ris, Sarafina Chitika, menganggap pidato Trump penuh kebencian.

“Dia (Trump) tidak memiliki apa pun yang menginspirasi untuk ditawarkan kepada rakyat Amerika, selain kegelapan,” ucap Chitika dikutip Reuters, Senin (30/9/2024).

Baca juga : Kasus Pembubaran Diskusi di Kemang, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Berdasarkan data Pemerin­tah AS, sekitar 7 juta migran telah ditangkap saat melintasi perbatasan AS-Meksiko secara ilegal selama pemerintahan Biden. Ini merupakan angka tertinggi dalam catatan hingga memicu kritikan Trump dan Partai Republik terhadap Harris dan Biden. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 1 Oktober 2024 dengan judul "Dikatain Cacat Mental, Kamala Harris Santuy, Politisi Republik Sibuk Lurusin Ocehan Trump"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.