Dark/Light Mode

Keren, 2 Mahasiswa Unbraw Jadi Finalis Olimpiade Keamanan Finansial Di Sirius Rusia

Selasa, 8 Oktober 2024 06:05 WIB
Afi Adani dan Shofa Imrotul Hasanah mahasiswa tingkat 4 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang Indonesia toreh prestasi sebagai finalis IV International Olympiad on Financial Security di Sirius Federal Territory, Sochi, Rusia pada 30 September-4 Oktober 2024. (Foto: Ist)
Afi Adani dan Shofa Imrotul Hasanah mahasiswa tingkat 4 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang Indonesia toreh prestasi sebagai finalis IV International Olympiad on Financial Security di Sirius Federal Territory, Sochi, Rusia pada 30 September-4 Oktober 2024. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Afi Adani dan Shofa Imrotul Hasanah mahasiswa tingkat 4 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang Indonesia toreh prestasi sebagai finalis "IV International Olympiad on Financial Security" di Sirius Federal Territory, Sochi, Rusia pada 30 September-4 Oktober 2024.

Dosen fakultas hukum Universitas Brawijaya Ranitya Ganindha mengatakan, tim olimpiade bidang keamanan finansial dari Indonesia diwakili Universitas Brawijaya ini sukses mengikuti seluruh tahapan olimpiade yang diselenggarakan.

Tim olimpiade yang terdiri dari 2 mahasiswa fakultas hukum berhasil menjadi salah satu finalis olimpiade dari 36 negara peserta setelah melalui beberapa tes dan seleksi.

Baca juga : Taufan Rahmadi: Indonesia Akan Jadi Destinasi Utama Wisata Halal Dunia 

"Hasanah Shofa Umrotul dan Afi Adani merupakan mahasiswa hukum di UB tingkat ke-4,” kata Ranitya Ganindha yang ikuti mendampingi.

Menurut Ranitya, perhelatan seperti ini sangat baik untuk menyadarkan seluruh masyarakat dunia untuk waspada terhadap transaksi keuangan yang digunakan untuk tujuan kejahatan seperti terorisme, penipuan lewat uang kripto dan money laundring.

Oleh sebab itu, kaum muda yang diwakili oleh para mahasiswa dari lebih dari 30 negara sebagai peserta olimpiade ini kedepannya harus terus saling berkordinasi dan bersinergi untuk bekerja sama melawan segala bentuk kejahatan finansial terkait.

Baca juga : Hasil Audit ICAO, Keamanan Penerbangan Indonesia Di Atas Rata-rata Dunia

Ranitya juga  berharap akan adanya sokongan penuh dari Pemerintah Indonesia untuk mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia untuk menjadi duta penegakan hukum terkait keamanan finansial.

Sebagai informasi, perhelatan tahunan yang sudah dimulai di Rusia sejak 2021 ini didukung penuh oleh ROSFINMONITORING sebuah lembaga negara pengawas transaksi keuangan di Rusia yang saat ini dipimpin oleh Yury Chikhankin. Pada final dan penganugerahan gelar finalis dan gelar juara, hadir pula Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Chernyshenko.

Negara-negara peserta yang ikut pada tahun ini terdiri dari Aljazair, Argentina, Azerbaijan, Afrika Selatan, Armenia, Bahrain, Bolivia, Brazil, Belarus, Colombia, Maroko, Mauritania, Mesir, Namibia, Saudi Arabia, Uni Arab Emirate, Kuba, Rusia, India, Indonesia, Iran, Pakistan, Peru, Ethiopia, Ekuador, Meksiko, Lebanon, Kazakhstan, Kirgistan, Turkmenistan, RRC, Vietnam, Venezuela, Oman, Tadjikistan, Madagaskar.

Baca juga : Sinar Mas Apresiasi Para Atlet Peraih Medali Olimpiade Paris

Olimpiade ini pada tahun 2024 juga telah melahirkan Deklarasi Anti Kejahatan Finansial terkait terorisme, pencucian uang dan penipuan menggunakan matauang kripto. Selain itu, seluruh alumni Olimpiade sejak perhelatan pertama hingga keempat secara otomatis masuk kedalam asosiasi "Sodruzhestvo" sebuah gerakan anti kejahatan finansial dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.