Dark/Light Mode

Demi Kakek Nenek, Pura-pura Jadi Kembaran Yang Wafat

Jumat, 27 Desember 2024 07:35 WIB
Annie Niu (kanan) dan saudara kembarnya tidak hanya terlihat serupa, mereka juga memiliki suara yang sangat mirip.
Annie Niu (kanan) dan saudara kembarnya tidak hanya terlihat serupa, mereka juga memiliki suara yang sangat mirip.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kisah haru dibagikan in­fluencer China yang tinggal di Kanada, Annie Niu. Dia berpura-pura menjadi saudara kembarnya yang telah meninggal dunia lima tahun lalu demi menyenangkan kakek-neneknya.

Mereka tidak tahu jika kem­baran Niu sudah tiada setelah berjuang melawan meningitis yang dideritanya.

Ayahnya yang meminta Niu berperan ganda, menjadi dirinya sekaligus kembaran­nya saat menelepon kakek-neneknya di China. Bibi dan pamannya juga tidak ada yang tahu fakta tersebut.

Dilansir South China MorningPost, Senin (23/12/2024), Niu pada 13 Desember lalu men­gunggah sebuah video di Tik­Tok yang mengatakan dia telah mengungkapkan kebenaran kepada keluarganya di China. Saudara kembar identiknya, yang namanya tidak disebut­kan, meninggal karena virus meningitis lima tahun lalu.

Baca juga : Demi Kesejahteraan Nelayan, Bahlil Dorong Percepatan Izin Pembangunan SPBUN

“POV: Kamu akhirnya mem­beri tahu keluargamu bahwa saudara kembarmu meninggal lima tahun lalu, dan mereka menurunkan foto keluarga yang ada dia di dalamnya,” tulisnya.

Niu mengaku dalam sebuah video tahun 2022, dia telah me­nelepon kakek dan neneknya dengan berpura-pura menjadi saudara perempuannya selama tiga tahun karena suara mereka mirip.

Dia terus melakukan hal itu untuk neneknya sampai meninggal pada Juli lalu. Saat neneknya sakaratul maut, ayah Niu mengatakan, cucunya akan menunggunya di surga. Sedangkan sang kakek yang berusia 92 tahun, belum tahu kebenarannya sampai saat ini.

Kedua video Niu ditonton lebih dari 7 juta kali. Banyak netizen yang terkejut dan tidak percaya.

Baca juga : Dukung Energi Bersih, PLN Nusantara Power Kembangkan PLTS di Subang Smartpolitan

“Saya rasa itu tidak adil,” kata netizen.

“Bagaimana bisa mereka tidak tahu selama lima tahun?” kata yang lain.

Niu menjelaskan, kakek dan neneknya sudah berusia 92 tahun dan ayahnya memintanya merahasiakan informasi terse­but, karena khawatir akan mem­buat mereka semakin sedih.

Niu dan saudara perempuan­nya lahir di China dan pindah ke Kanada bersama orang tua pada usia 10 tahun. Mereka tinggal terpisah dari kakek nenek dan kerabat lainnya di China, yang membuat kebohongan itu mu­dah ditutupi.

Baca juga : Sambut Tahun 2025, Patra Jasa Hadirkan Beragam Hiburan dan Promo Hotel

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 27 Desember 2024 dengan judul "Demi Kakek Nenek, Pura-pura Jadi Kembaran Yang Wafat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.