Dark/Light Mode

Prabowo Klarifikasi Soal Pengampunan Koruptor

Bukan Mau Memaafkan, Enak Aja Udah Nyolong

Senin, 30 Desember 2024 08:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutannya pada acara Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (28/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutannya pada acara Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (28/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto kembali memberikan pernyataan tegas soal komitmennya dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air. Prabowo menyatakan, koruptor tidak serta merta bebas dari hukuman jika sudah mengembalikan uang curiannya.

Pernyataan Presiden Prabowo di Mesir, pekan lalu, yang mau memaafkan koruptor sempat jadi polemik di dalam negeri karena dianggap tidak sejalan dengan semangat pemberantasan korupsi.

Tidak ingin polemik tersebut berkepanjangan, Prabowo langsung memberikan klarifikasinya saat tampil dalam Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (28/12/2024).

Baca juga : Prabowo Dan Ketum Partai Bicara Ekonomi Dan Politik

Dalam kesempatan itu, hadir juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Di antaranya, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menko Polkam Budi Gunawan, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam sambutannya, mantan Menteri Pertahanan ini menegaskan, seorang koruptor tidak serta merta bebas dari hukuman jika sudah mengembalikan uang curian.

“Ada yang mengatakan Prabowo mau memaafkan koruptor. Bukan begitu,” tegas Prabowo.

Baca juga : Yang Tersangkut CSR BI Satu Persatu Mulai Bicara

Prabowo menjelaskan, semua agama mengajarkan umatnya agar segera bertaubat jika melakukan kesalahan. Itu juga berlaku untuk koruptor yang telah mencuri uang negara demi kepentingan pribadi. Namun, bukan berarti koruptor bisa bebas dari kesalahannya dan tidak menanggung kerugiannya.

“Kalau koruptornya sudah tobat, bagaimana tokoh-tokoh agama? Orang bertobat kok, tapi kembalikan dong yang kau curi. Enak aja udah nyolong (bilang) aku bertobat. Yang kau curi kembalikan. Bukan saya maafkan koruptor, tidak!” tegas Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus ini mengatakan, pemerintahannya ke depan tidak hanya berkeinginan untuk memberikan efek jera kepada koruptor. Namun, perlu ada upaya untuk menyadarkan pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

Baca juga : Kecelakaan Pesawat Jeju Air, 179 Orang Tewas, Tak Ada WNI

“Saya mau sadarkan mereka yang sudah telanjur dulu berbuat dosa, ya bertaubatlah, itu kan ajaran agama. Bertaubatlah, kasihan rakyat. Kembalikan uang itu sebelum kita cari hartamu, ke mana pun akan kita cari,” beber Prabowo.

Lebih jauh, Prabowo meyakini, pernyataan soal wacana pengampunan koruptor sengaja ‘digoreng’ oleh pihak-pihak tertentu yang ingin membuat citra pemerintahannya kurang baik.

Namun, dia percaya, masyarakat Indonesia pintar memilih informasi dan tidak mudah termakan opini liar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.