Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
83 Karyawan Asal RI Diwisuda di China, Dorong Peningkatan Kompetensi & Produktivitas
Selasa, 7 Januari 2025 23:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar RI di Beijing, Djauhari Oratmangun, menghadiri wisuda 83 karyawan dan tenaga kerja profesional asal Indonesia yang telah menyelesaikan Specialized Training Program for Indonesian Workers, di Universitas Kejuruan Teknologi dan Teknik Hebei, Xingtai, Provinsi Hebei, China, Sabtu (4/1/2025). Para peserta pelatihan merupakan karyawan PT Risun Wei Shan Indonesia dan PT Dexin Steel Indonesia (Delong), dua perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal China yang telah berinvestasi di Indonesia.
Pelatihan kejuruan ini telah memasuki angkatan ke-6, dengan durasi program berkisar antara 3 hingga 5 bulan. Setiap angkatan diikuti 30-50 karyawan. Hingga kini, lebih dari 300 tenaga kerja Indonesia telah menyelesaikan program tersebut.
Dalam sambutannya, Dubes Djauhari menyampaikan harapan agar program ini dapat meningkatkan produktivitas dan kontribusi para karyawan di perusahaan tempat mereka bekerja. Ia juga menekankan pentingnya efek berantai program ini terhadap pengembangan ekonomi Indonesia.
Baca juga : Kunjungi Markas IMI Bali, Bamsoet Dorong Peningkatan Prestasi Atlet Balap
“Semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang mendapatkan pelatihan seperti ini, semakin besar kontribusi yang dapat mereka berikan, baik untuk perusahaan maupun perekonomian nasional Indonesia,” ujar Djauhari, di hadapan peserta dan tamu undangan, seperti keterangan KBRI Beijing, Selasa (7/1/2025).
Dubes Djauhari melanjutkan, para peserta pelatihan yang umumnya berusia 20-30 tahun adalah calon generasi emas Indonesia di tahun 2045, yang hanya tinggal 20 tahun lagi. “Kalian inilah yang kelak akan menjadi pucuk pimpinan dan penentu kebijakan di perusahaan masing-masing, serta berperan strategis dalam memajukan Indonesia di masa depan,” tambahnya.
Selain pelatihan teknis dan manajemen, peserta juga mendapatkan pelajaran Bahasa Mandarin. Pada acara wisuda, beberapa karyawan Indonesia menunjukkan keterampilan bahasa mereka dengan memberikan pidato dalam Bahasa Mandarin dan bertindak sebagai penerjemah.
Kunjungan ke Pabrik Risun
Baca juga : Winmar Holdings, Google Sycamore Tonggak Penting Menuju Komputasi Kuantum
Dalam kunjungannya ke Xingtai, Dubes Djauhari juga meninjau sejumlah pabrik milik Risun yang telah menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar dolar AS di Indonesia. Saat ini, perusahaan tersebut sedang mengajukan tambahan investasi mendekati 1 miliar dolar AS.
Risun, yang memiliki pabrik di tujuh kota di China dengan pusat di Beijing, memilih Indonesia sebagai lokasi pertama ekspansi internasionalnya.
Komitmen Kerja Sama Pendidikan Kejuruan
Sebelum acara wisuda, Dubes Djauhari juga melakukan pertemuan dengan Ma Dongxiao, Sekretaris Partai sekaligus pimpinan Universitas Kejuruan Teknologi dan Teknik Hebei, untuk membahas peluang kerja sama pelatihan dan lokakarya bagi tenaga kerja terampil di Indonesia. Universitas yang telah berdiri selama 50 tahun ini merupakan salah satu dari 59 lembaga pendidikan tinggi kejuruan di China yang menawarkan program sarjana.
Baca juga : Resmikan Empat Fasum Di Jaksel, Teguh Dorong Peningkatan Pelayanan Publik
Sesuai dengan kesepakatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping pada November 2024, salah satu fokus utama kerja sama bilateral di bidang pendidikan adalah pengembangan pendidikan kejuruan.
Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang terampil dan siap bersaing di pasar global, sekaligus mendukung upaya peningkatan hubungan bilateral RI-Chiha dalam berbagai sektor strategis.
Mengakhiri acara wisuda, Duta Besar Djauhari mengajak seluruh peserta pelatihan menyanyikan lagu “Indonesia Tanah Air Beta” ciptaan Ibu Sud untuk menumbuhkan semangat cinta Tanah Air di perantauan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya