Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wawancara Eksklusif Dengan Dubes Rusia Sergei Gennadievich Tolchenov
Kami Happy RI Masuk BRICS
Senin, 3 Februari 2025 08:05 WIB
Sebelumnya
Sepertinya memang lebih mudah bergabung di BRICS daripada OECD?
Saya tidak begitu paham soal OECD. Rusia juga pernah ingin bergabung ke grup tersebut. Namun, syarat keanggotaannya sangat sulit dan mungkin tidak dapat kami penuhi. Jika Indonesia ingin meneruskan pengajuan keanggotaan OECD, silakan saja.
Semua syarat yang banyak itu juga harus dipenuhi Indonesia.
Tapi bandingkan dengan gabung BRICS. Tidak ada syarat berat. Negara tersebut harus terbukti sebagai negara yang berdaulat, memiliki prinsip dan mau menyuarakan kehendak sendiri dan tidak memiliki keinginan mengatur negara lain untuk kepentingan sendiri.
Saya senang Pak Prabowo mengambil keputusan ini. Karena tidak ada yang boleh menahan siapapun menjadi anggota BRICS.
Tahun ini Rusia dan Indonesia merayakan 75 tahun hubungan bilateral. Sejauh mana kedekatan kedua negara di mata anda?
Kedua negara punya hubungan yang sangat baik, kuat dan persahabatan yang terjalin. Bahkan terjalin jauh sebelum Indonesia merdeka. Kami adalah salah satu negara pertama yang mendukung dan mengakui Indonesia saat pertama kali masuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Selain itu, kami juga membantu Indonesia dengan teknologi dan perlengkapan militer dalam menjaga keutuhan kedaulatannya, saat terjadi pergolakan di dalam negeri di awal-awal kemerdekaan. Salah satu bukti kontribusi Rusia dalam sejarah perlindungan kedaulatan Indonesia adalah adanya monumen Kapal Selam Pasopati di Surabaya, Jawa Timur. Ini adalah bukti kuatnya persahabatan Rusia dengan Indonesia.
Baca juga : Bahlil Jamin Beringin Solid Jalankan Tugas
Kedua negara juga memiliki momen emas di era tahun 50-an dan 60-an. Ketika kedua pemimpin negara sangat dekat dan saling berkunjung.
Pada tahun ini, saya harap, Presiden Vladimir Putin dan Presiden Prabowo Subianto kembali membangkitkan era emas tersebut.
Anda optimistis hubungan Rusia-Indonesia di Kepemimpinan Prabowo akan semakin kuat?
Tentu saja. Ini bukan angan semata. Saya lihat kedua negara terus melakukan banyak kegiatan untuk mempererat hubungan kedua negara. Salah satunya, kunjungan Presiden Prabowo ke Moskow sebelum beliau dilantik. Rusia merupakan satu dari beberapa negara yang didatangi beliau begitu dinyatakan sebagai presiden terpilih Indonesia.
Baca juga : Para Kepala Daerah Agar Tunaikan Janji Kampanye
Kunjungan pada 31 Juli 2024 itu menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama Indonesia dengan pemimpin Rusia. Saya harap ini akan berlanjut di masa depan. Tahun ini diharapkan lembaga serta Kementerian Rusia dan Indonesia bisa sigap menindaklanjuti sejumlah kesepakatan sehingga bisa dilanjutkan dengan pertemuan tingkat tinggi. Kami harap semuanya bisa selesai dan kita bisa lanjut menggarap persiapan pertemuan antar presiden.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya