Dark/Light Mode

Trump Minta Mineral Tanah Jarang Ukraina Sebagai Imbalan Bantuan AS

Selasa, 4 Februari 2025 08:06 WIB
Trump Minta Mineral Tanah Jarang Ukraina Sebagai Imbalan Bantuan AS

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mengamankan akses ke pasokan mineral tanah jarang (rare earth minerals) Ukraina, sebagai imbalan atas bantuan berkelanjutan yang diberikan Amerika Serikat (AS) terhadap negara tersebut.

"Kami ingin membuat kesepakatan dengan Ukraina. Mereka akan mengamankan apa yang kami berikan, dengan mineral tanah jarang dan hal-hal lainnya," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, sambil mengeluhkan bantuan Eropa terhadap Ukraina, yang dinilainya tidak sepadan dengan AS, seperti dikutip CNN International, Senin (3/2/2025).

Baca juga : Kementerian Agama Dalam Pusaran Paradigma Baru Membangun Bangsa

Trump bilang, pemerintah Ukraina telah mengisyaratkan keterbukaan terhadap gagasan untuk menukar pasokan litium, titanium, dan mineral tanah jarang lainnya dengan bantuan Amerika yang berkelanjutan.

“Kami menggelontorkan ratusan miliar dolar AS. Ukraina memiliki tanah jarang yang hebat. Saya menginginkan keamanan tanah jarang, dan mereka bersedia melakukannya,” papar Trump.

Baca juga : Di Daerah Tertentu, Serangga Bisa Saja Jadi Menu MBG

Trump telah lama mengeluhkan beban AS dalam mempersenjatai Kiev. Namun, hingga saat ini, dia belum merinci rencananya untuk menghentikan atau melanjutkan dukungan sejak menjabat.

Trump, yang pernah berjanji untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina dalam waktu 24 jam setelah menjabat mengatakan, pembicaraan untuk mengakhiri perang kini sedang berlangsung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.