Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketahuan Pelesiran Pakai Fasilitas Kantor
Menteri Negeri Kanguru Mundur Gara-gara Sopir
Jumat, 7 Februari 2025 04:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sikap sportif menteri di Australia ini patut ditiru. Dia mengundurkan diri begitu ketahuan memakai sopir kantor untuk urusan pribadi. Dia adalah Menteri Transportasi untuk Negara Bagian New South Wales, Jo Haylen.
Dikutip dari ABCNews, Kamis (6/2/2025), Haylen mengakui memakai sopir kementerian yang dibayar dari pajak rakyat untuk membawanya dan suami bepergian ke Hunter Valley. Perjalanan itu makan waktu 13 jam. Namun, dia membela diri bahwa perjalanannya masih ada kaitan dengan pekerjaan.
“Saya tidak melanggar aturan, tapi saya mengakui itu bukan satu-satunya. Saya telah mengecewakan publik dan saya sangat minta maaf,” ucap Haylen.
Pernyataan ini menunjukkan betapa beratnya ekspektasi yang dihadapi pejabat publik yang dipercaya memegang tanggung jawab besar terhadap uang dan sumber daya dari pajak rakyat.
Baca juga : Menteri Dan Wamen Dilarang Liburan, Melanggar Disanksi
“Kesalahan saya merusak pemerintahan. Dunia politik itu sulit, ada ekspektasi yang tinggi,” katanya, seraya menambahkan bahwa dunia politik bukan hanya penuh tantangan, tetapi juga penuh tekanan untuk tetap menjaga integritas.
Haylen mengungkapkan, biaya perjalanan tersebut mencapai 750 dolar Australia (lebih dari Rp 7,5 juta). Dia akan membayar setelah menerima tagihan dari departemen perjalanan.
Meski dia berusaha memperbaiki situasi dengan mengambil tanggung jawab finansial atas biaya yang ditimbulkan, dampaknya terhadap citra Pemerintah tetap tidak terelakkan.
Penggunaan sopir kementerian untuk keperluan pribadinya bukan yang pertama kali. Pada Senin (3/2/2025), Haylen pernah menggunakan sopir kementerian untuk mengantarnya dan anaknya ke rumah liburan di Danau Macquarie dan Sydney untuk olahraga, Sabtu (1/2/2025).
Baca juga : KPK Beberkan Peran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Kasus Harun Masiku
Politisi Negeri Kanguru itu juga mengaku menggunakan sopir kementerian untuk mengantar anaknya sambil jalan menuju kantor. Anak Haylen diketahui juga menemaninya di mobil kementerian saat pergi ke Blue Mountains untuk makan siang. Namun dia menekankan, perjalanan ke Blue Mountains untuk urusan pekerjaan.
Premier New South Wales Chris Minns menyayangkan tindakan Haylen yang menggunakan sopir kementerian untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, kasus ini membuat pemerintahannya mendapat reputasi yang buruk.
Minns pun telah menerima pengunduran diri Haylen. Dia juga telah memperbarui kebijakan di Buku Pegangan Kantor Kementerian yang melarang penggunaan sopir kementerian untuk keperluan pribadi.
“Meski penggunaan sopir kementerian diperbolehkan berdasarkan peraturan yang sudah lama, harapan dan standar masyarakat jelas tidak sesuai dengan aturan ini,” begitu pernyataan Minns.
Baca juga : KPK Tetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tersangka Suap
“Cara terbaik untuk memperbaiki ini adalah mengubah aturan, dan inilah yang saya lakukan hari ini,” imbuhnya.
Pemimpin oposisi Mark Speakman mengkritik kepemimpinan Minns. Sebaliknya, Speakman memuji keputusan Haylen mengundurkan diri.
“Ini bukan keputusan tegas yang diambil Chris Minns. Ini tiga hari kepemimpinan yang lemah, banyak alasan dan perlindungan politik sebelum Haylen akhirnya menyerah,” kata Speakman.
Speakman mengatakan, perbuatan Haylen sebagai penghinaan terhadap warga pembayar pajak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya