Dark/Light Mode

Hadiri Sidang Dewan HAM PBB

Menlu Bicara Isu Palestina, MBG & Tes Kesehatan Gratis

Rabu, 26 Februari 2025 04:34 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono hadir pada Pertemuan High-Level Segment Dewan Hak Asasi Manusia PBB Sesi ke-58 di Jenewa, Swiss, Senin (24/2/2025). (Foto Kemlu RI)
Menteri Luar Negeri Sugiono hadir pada Pertemuan High-Level Segment Dewan Hak Asasi Manusia PBB Sesi ke-58 di Jenewa, Swiss, Senin (24/2/2025). (Foto Kemlu RI)

 Sebelumnya 
Selain menyoroti konflik di Gaza, dia juga menyebut berbagai kebijakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak luput dari paparan Sugiono, selain program pembangunan perumahan rakyat dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Dia menggarisbawahi pentingnya hak atas pembangunan. Setiap negara berhak mengelola sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyatnya.

Baca juga : Fraksi PKS Minta Uni Eropa Gunakan Powernya Dukung Palestina Merdeka

Menutup pidatonya, Sugiono menyatakan komitmen Indonesia untuk selalu mengedepankan prinsip keadilan, kesetaraan dan solusi yang nyata.

Selama enam minggu ke depan, 47 negara anggota akan membahas daftar panjang isu yang berkaitan dengan HAM. Negara yang tergabung dalam Dewan HAM bertugas membela HAM di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2024-2026 pada 10 Oktober 2023.

Amerika Absen

Baca juga : Bertemu Pangeran Khaled, Megawati Bahas Isu Palestina & Kerja Sama BRIN

Pertemuan pertama Dewan HAM PBB tahun 2025 ditandai dengan absennya Amerika Serikat (AS). Pada awal Februari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Paman Sam akan sepenuhnya menarik diri dari Dewan HAM PBB. Keputusan ini diikuti oleh Israel yang memboikot badan tersebut.

Dilansir media Swiss,Swissinfo, Trump menuduh dewan tersebut memiliki ‘bias anti-Israel’ dan memasukkan negara yang juga melakukan pelanggaran HAM. Secara tersirat, Trump menyinggung Rusia atas perang di Ukraina.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.