Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pasca Duterte Diterbangkan Ke Belanda, Bongbong & Sara Kembali Berseteru
Kamis, 13 Maret 2025 05:14 WIB
Sebelumnya
Namun, lanjutnya, pemerintahannya tidak dapat menolak permintaan Interpol yang meminta bantuan kantor Kepresidenan Filipina untuk meringkus Duterte sesegera mungkin.
Bongbong pun membantah tudingan penangkapan Duterte merupakan bentuk persekusi politis.
Baca juga : Duterte Diterbangkan Ke Den Haag, Sara: Ini Penghinaan Bagi Filipina
“Saya yakin Duterte akan beranggapan seperti itu,” ujar Bong bong, menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan, Selasa (11/3/2025).
Bongbong kemudian menyinggung kasus dugaan ke jahatan kemanusiaan yang di alamatkan kepada Duterte saat menjabat Presiden Filipina.
Baca juga : Eks Presiden Filipina Duterte Ditangkap Di Bandara Manila, Ini Responsnya
“Saya tidak melihat penangkapan Duterte merupakan persekusi politik, karena itu sudah diinisiasi sebelum saya jadi Presiden Filipina,” ujar Bongbong.
Duterte yang akan berulang tahun pada 28 Maret nanti, sudah meninggalkan Filipina. Dia diterbangkan ke Den Haag, Belanda, Selasa malam (11/3/2025).
Baca juga : Tiga Jam Tangani Airfast, Bandara Ngurah Rai Kembali Beroperasi Normal
Dalam konferensi pers, Rabu (12/3/2025), Bongbong menjelaskan, pesawat yang membawa Duterte lepas landas pukul 23.03 waktu setempat.
“Pesawat itu sedang dalam perjalanan ke Den Haag, Belanda. Dia menghadapi dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait perang melawan narkoba yang menelan banyak korban tewas,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya