Dark/Light Mode

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi

Ajak Jurnalis Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

Jumat, 28 Maret 2025 05:59 WIB
Dubes Mohammad Boroujerdi (kanan) memaparkan pentingnya mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam perayaan Al Quds Internasional di kediamannya di Menteng, Jakarta, Senin (24/3/2025). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/ RM.id)
Dubes Mohammad Boroujerdi (kanan) memaparkan pentingnya mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam perayaan Al Quds Internasional di kediamannya di Menteng, Jakarta, Senin (24/3/2025). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/ RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ambisi Israel membinasakan Palestina masih tidak surut meski upaya dialog damai masih diusahakan negara-negara sahabat. Jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak Oktober 2023 sudah melewati angka 50 ribu orang.

Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengajak seluruh jurnalis dan media di Indonesia untuk selalu mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Baca juga : Kepala Badan Karantina Indonesia Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Bakauheni

“Terus berikan informasi jujur mengenai kondisi Palestina. Jangan tertipu berita palsu dari zionis dan kroninya,” ujar Dubes Boroujerdi di kediamannya di Menteng, Jakarta, Senin (24/3/2025), saat merayakan Hari Al Quds Internasional sekaligus berbuka puasa bersama.

Hari Al Quds Internasional dirayakan setiap Jumat terakhir di bulan Ramadan. Hari Al Quds diadakan untuk memperingati perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan Israel.

Baca juga : Dubes Iran Mohammad Boroujerdi Rayakan Nuzulul Quran, Datangkan Dua Qori

Dubes yang fasih berbahasa Indonesia ini mengatakan, banyak media mainstream yang berpihak kepada pihak zionis dan menyebarkan kebohongan publik, serta mencederai perjuangan rakyat Palestina.

”Kami sangat sedih melihat ada saja yang berpihak pada kebohongan Israel,” keluhnya.

Baca juga : Muzani: Presiden Prabowo Konsisten Dukung Kedaulatan Palestina

Dia mengaku sedih setiap melihat kabar terkini soal Palestina, jumlah korban meninggal selalu muncul.

“Alasan mereka menyerang selalu untuk melawan Hamas. Hamas itu kelompok kecil, kenapa seluruh Palestina harus dibom?” protesnya, kesal.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.