Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Belanda Marc Gerritsen Bertemu Menteri PU, Bahas Banjir
Selasa, 15 April 2025 04:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen bertemu Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (10/4/2025). Keduanya membahas kerja sama di bidang sumber daya air di bawah kerangka Memorandum of Understanding (MoU) on Water.
Kerja sama RI dan Belanda ini sudah berlangsung sejak 2000. Saat ini memasuki periode ke-5, setelah pembaruan MoU yang ditandatangani pada 2022 yang berlaku hingga 2027.
Dubes Gerritsen menyampaikan bahwa sejak 2008, Pemerintah Belanda telah terlibat dalam tahap awal perencanaan dan studi teknis proyek pengamanan pesisir utara Jawa. Program ini dilakukan melalui program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).
Baca juga : Bertemu Menteri PKP, Wamen BUMN Siap Benahi Rumah Pejuang Timtim
Gerritsen juga menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi berkelanjutan melalui pendekatan integratif. Ini mencakup solusi berbasis alam, perlindungan sosial, dan koordinasi lintas kementerian.
Di samping itu, Dubes Gerritsen juga menyatakan komitmen Pemerintah Belanda melalui lembaga pendanaan Invest International. Lembaga ini akan mendukung program prioritas Indonesia melalui kerja sama dengan Kementerian Keuangan RI.
"Invest International telah menyiapkan paket pendanaan senilai 300 juta euro (sekitar Rp 5,7 triliun) dalam bentuk hibah dan pinjaman lunak untuk mendukung proyek-proyek strategis di sektor air, energi terbarukan dan pengelolaan sampah,” ungkap Dubes Gerritsen.
Baca juga : Dubes Dewi Tobing Bertemu PM Amarasuriya, Bahas Kerja Sama Bilateral
Pendanaan ini di antaranya direncanakan untuk untuk beberapa inisiatif prioritas. Antara lain perlindungan pesisir pantai seperti di Demak dan Cirebon sebagai bagian dari inisiatif Giant Sea Wall.
Pendanaan juga direncanakan untuk pembangunan instalasi pengolahan air gambut menjadi air minum di Riau dan Kalimantan Selatan. Serta, akan disalurkan untuk program waste to energy di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPAS) Legok Nangka, Jawa Barat.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin selama ini dan melanjutkannya dengan lebih baik,” ucap Dubes Gerritsen.
Baca juga : Dubes Prancis Fabien Penone Happy Bahasa Prancis Diminati Pemuda RI
Menteri Dody mengatakan, Giant Sea Wall merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi pesisir Pantai Utara Jawa dari ancaman banjir rob, abrasi, dan land subsidence (fenomena penurunan permukaan tanah secara bertahap atau tiba-tiba). Sebab itu, ia mengapresiasi dukungan dan kerja sama Pemerintah Belanda terhadap infrastruktur khususnya di bidang sumber daya air.
“Kami belajar banyak dari pengalaman Belanda dalam mengelola sumber daya air. Untuk itu sangat penting kolaborasi dalam penguatan kapasitas generasi muda dan pertukaran pengetahuan," kata Dody, dalam situs web PU.
Salah satu pelatihannya, imbuh Dody seperti melalui The Dutch Training and Exposure Program (DUTEP).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya