Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadapi Sidang ICC, Duterte Masih Kandidat Kuat Wali Kota Davao City
Minggu, 11 Mei 2025 20:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meskipun sedang menghadapi kasus di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda, mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte masih mendapat dukungan kuat sebagai Wali Kota Davao City.
Suasana Kota Davao atau Davao City, Filipina, semakin ramai jelang pemilihan kepala daerah atau pilkada yang akan berlangsung pada 12 Mei 2025. Para kandidat sibuk menggelar kampanye mereka, kecuali Duterte, kandidat Wali Kota Davao City.
Duterte yang masih masuk dalam daftar peserta pemilu, tengah menghadapi sidang ICC mulai September mendatang atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Terkait perang brutalnya terhadap narkoba yang menyebabkan ribuan kematian.
Duterte Masih Bisa Bertarung di Pemilu
Menurut aturan Komisi Pemilihan Umum Filipina, kandidat hanya bisa dianulir jika terlibat dalam kasus kejahatan di dalam negeri, bukan internasional.
Itu berarti, Duterte tetap memenuhi syarat untuk bertarung dalam pilkada di Davao City, meskipun sedang menghadapi kasus di ICC. Sidangnya dijadwalkan dimulai pada 23 September 2025, tetapi dukungan untuk pria 80 tahun itu masih kuat di Davao.
Sejumlah pihak menilai kepemimpinannya selama tiga periode sebagai wali kota telah membawa stabilitas bagi kota tersebut.
Baca juga : Dilobi Airlangga Cs, Amerika Kasih Sinyal Positif
“Saya besar di kota ini. Dulu sangat berbahaya, penuh kriminalitas. Berkat Duterte, situasi berubah,” ujar Ian Baldoza (46), warga Davao yang merasakan dampak kebijakan mantan presiden tersebut.
Baldoza mengaku pernah melihat pembunuhan tetangga dan temannya yang terlibat kasus narkoba di era kepemimpinan Duterte.
"Kami tidak mencari orang suci, kami mencari pemimpin dengan kemauan politik, dan keluarga Duterte memilikinya, terutama dalam diri kepala keluarga," imbuhnya.
Meski kontroversial, banyak pendukungnya percaya bahwa kebijakan keras Duterte telah menjadikan Filipina lebih tegas dalam perang melawan narkoba.
Popularitas Duterte Tak Goyah
Menurut pengamat politik Cleve Arguelles yang juga kepala jajak pendapat WR Numero, dukungan terhadap Duterte tetap kuat. Bahkan, setelah ia ditangkap ICC.
“Penangkapannya di ICC tidak benar-benar mengguncang popularitas Duterte. Justru, hal ini semakin menguatkan posisinya,” ujar Arguelles.
Baca juga : HUPI Tolak Penangkapan Duterte, Bandingkan Dengan Aksi Netanyahu
Dengan rekam jejak sebagai wali kota yang menjabat selama tiga periode sebelumnya: 1988-1998, 2001-2010, dan 2013-2016, Duterte tetap memiliki peluang besar memenangkan pemilu kali ini.
Dilansir Inquirer.net, menurut Komisi Pemilu atau Commission on Elections (Comelec) Filipina, jika Duterte menang, ia bisa diproklamirkan sebagai wali kota secara in absentia. Tetapi keputusan akhir mengenai apakah ia bisa menjalankan tugasnya dari luar negeri akan ditentukan oleh Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Filipina.
Pemilu ini menjadi ujian bagi dinasti politik Duterte, yang telah menguasai Davao selama lebih dari tiga dekade.
Kandidat Wali Kota Davao City Saingan Duterte
Duterte menghadapi beberapa pesaing dalam pemilihan Wali Kota Davao 2025, termasuk Karlo Alexei Nograles, mantan Ketua Komisi Pelayanan Sipil Filipina, yang mencalonkan diri sebagai kandidat independen.
Nograles yang merupakan lawan berat Duterte, berjanji akan meningkatkan layanan sosial dan alokasi anggaran kota yang lebih adil, termasuk mengurangi dana intelijen dan rahasia. Ia juga mendapat dukungan dari keluarga Garcia dan Al-ag, yang memiliki pengaruh di distrik kedua dan ketiga Davao.
Selain Nograles, beberapa kandidat lain yang bersaing dalam pemilu ini adalah:
Baca juga : Hasil Sidak Satgas Pangan, Minyakita PT Mahesi Agri Karya Sesuai Takaran
- Rod Cubos (Independen)
- Jonathan Julaine (Partai Pekerja dan Petani)
- Joselito Tan (Independen)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya