Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) dan China telah sepakat untuk saling mencabut tarif impor secara drastis, dalam periode awal 90 hari. Demikian pernyataan bersama yang dirilis kedua negara pada Senin (12/5/2025), dalam sebuah terobosan mengejutkan yang menopang pasar global, seperti dikutip CNN International.
Pengumuman tersebut muncul setelah negosiasi perdagangan maraton di Jenewa, Swiss oleh para pejabat dua raksasa ekonomi dunia pada akhir pekan kemarin.
Baca juga : AS-China Ketemuan Di Jenewa, Trump Bakal Pangkas Tarif Hingga 80 Persen?
AS disebut akan menurunkan tarif impor atas barang-barang China dari 145 persen menjadi 30 persen. Sedangkan China, akan memangkas pungutannya terhadap barang-barang asal AS dari 125 persen menjadi 10 persen.
Kedua pihak juga sepakat membentuk mekanisme untuk melanjutkan diskusi tentang hubungan ekonomi dan perdagangan, yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, serta Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.
Baca juga : AS-China Mau Ketemuan Pekan Ini, Bahas Upaya Turunkan Tensi Perang Dagang
"Diskusi ini dapat dilakukan secara bergantian di China dan Amerika Serikat, atau negara ketiga berdasarkan kesepakatan para pihak. Apabila diperlukan, kedua pihak dapat melakukan konsultasi tingkat kerja tentang isu-isu ekonomi dan perdagangan yang relevan," jelas pernyataan bersama tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya