Dark/Light Mode

Presiden Maladewa Jumpa Pers 15 Jam

Selasa, 13 Mei 2025 06:41 WIB
Presiden Maladewa Mohamed Muizzu.
Presiden Maladewa Mohamed Muizzu.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Maladewa Mohamed Muizzu menggelar Konferensi pers hampir 15 jam pada Sabtu-Minggu (3-4/5/2025). Dia memecahkan rekor kepala negara yang menggelar konferensi pers paling lama, mengalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Muizzu menggelar konferensi pers selama itu bukan sengaja untuk memecahkan rekor, melainkan dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Internasional yang jatuh pada 3 Mei.

Baca juga : Presiden AS Donald Trump Panen Kritikan Usai Posting Gambar AI Jadi Paus

“Presiden mengakui peran penting pers dalam masyarakat dan menekankan pentingnya pelaporan yang faktual, berimbang dan tidak memihak,” pernyataan Kantor kepresidenan Maladewa.

Dilansir AFP, Muizzu memulai konferensi pers pukul 10.00 waktu setempat. Konferensi pers itu berlangsung selama 14 jam, 54 menit. Dia hanya menghentikan konferensi pers sesaat untuk melaksanakan salat.

Baca juga : Presiden AS Donald Trump Dan Istri Akan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Selama konferensi pers yang dihadiri lebih dari 25 wartawan tersebut, Muizzu juga merespons pertanyaan yang diajukan masyarakat melalui jurnalis. Pada kesempatan itu, Muizzu turut pamer kesuksesan kepada awak media.

Selama menjabat presiden sejak 2023, dia membawa Maladewa naik peringkat ke posisi 104 dari 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2025 yang diterbitkan Reporters Without Borders (RSF).

Baca juga : Presiden Tegaskan Zakat Merupakan Pemerataan Kesejahteraan

Pada Oktober 2019, Badan Catatan Nasional Ukraina mengklaim, konferensi pers Zelensky yang berlangsung selama 14 jam memecahkan rekor sebelumnya, yaitu 7 jam lebih yang dipegang Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.