Dark/Light Mode

Pertukaran Tahanan Rusia-Ukraina Penuh Haru

Tawanan Perang Tidak Kuasa Menahan Tangis

Senin, 26 Mei 2025 04:04 WIB
Seorang tawanan perang Ukraina, yang baru dibebaskan Rusia, memeluk kerabatnya di Kota Chernyhiv, Ukraina, Sabtu (24/5/2025). (Foto AP/Evgeny Maloletka)
Seorang tawanan perang Ukraina, yang baru dibebaskan Rusia, memeluk kerabatnya di Kota Chernyhiv, Ukraina, Sabtu (24/5/2025). (Foto AP/Evgeny Maloletka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Proses pertukaran tahanan Rusia dan Ukraina, berlangsung penuh Haru. Para tawanan dari kedua negara yang dibebaskan tidak kuasa menahan air mata bahagia saat bertemu keluarga mereka.

Proses pertukaran tahanan dilakukan mulai Jumat (23/5/2025). Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, mereka membebaskan 307 tawanan perang pada Sabtu (24/5/2025). Menyusul pembebasan 390 tawanan (270 tentara dan 120 warga sipil) pada Jumat (23/5/2025).

Baca juga : Prabowo Puji Sikap China Bela Palestina Dan Lawan Penindasan Global

Pertukaran tahanan dilakukan di perbatasan Belarus denganUkraina. Ini merupakan gelombang pertukaran tahanan dalamjumlah besar dalam kurun tiga tahun terakhir.

Puluhan anggota keluarga dan kerabat para tahanan Rusia dan Ukraina, bersorak melihat bus yang membawa para prajurit mendekati zona pertukaran di Belarus. Sorakan terima kasih terdengar dari seluruh keluarga prajurit.

Baca juga : Kasus Asabri, 33 Hektare Lahan Sitaan Dijadikan Kawasan Pertanian

Prajurit Ukraina turun dari bus sambil memasang bendera kebangsaan di pundak mereka. Banyak prajurit itu tidak kuasa menahan tangis saat dihampiri orangtua, istri, anak, dan teman mereka. Mereka memeluk keluarga yang menjemput.

Selanjutnya, para tahanan Ukraina yang bebas langsung dibawa ke fasilitas medis di Chernihiv pada Sabtu (24/5/2025). Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, Sabtu (24/5/2025), tahanan Rusia yang dibebaskan dibawa ke Rumah Sakit Tentara di Belarus untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga : Berkat KUR BRI, Pengusaha Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan

Pembebasan tawanan perang diperkirakan berlanjut sepanjang akhir pekan ini.

“Kami berharap lebih banyaklagi tawanan perang yang dibebaskan,” kata Zelensky dalam akun Telegram, dilansir Associated Press.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.