Dark/Light Mode

Menyaksikan Keunikan Korea Selatan (7/Selesai)

Di Busan, Ondel-ondel & Wayang Golek Bersanding Dengan Topeng Thailand

Rabu, 4 Juni 2025 08:16 WIB
Penampakan ondel-ondel di gedung ASEAN Culture House–Korea Foundation (ACH-KF) di Kota Busan, Korea Selatan. (Foto: Paul Yoanda/RM)
Penampakan ondel-ondel di gedung ASEAN Culture House–Korea Foundation (ACH-KF) di Kota Busan, Korea Selatan. (Foto: Paul Yoanda/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jurnalis Rakyat Merdeka/RM.id, Paul Yoanda mengikuti, program “Indonesia Next Generation Journalist Network on Korea Batch 4” yang diselenggarakan Korea Foundation dan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), di Seoul dan Busan, Korea Selatan (Korsel), 18-24 Mei 2025. Berikut laporannya:

Dilihat dari luar, gedung ASEAN Culture House–Korea Foundation (ACH-KF) di Kota Busan, Korea Selatan, mungkin terlihat seperti bangunan biasa. Namun, ketika memasuki bagian dalam, bangunan yang terletak di kawasan Haeundae-gu ini, menghadirkan kesan berbeda, khususnya bagi warga lokal yang ingin mengenal lebih jauh tentang Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Jumat (23/5/2025), kami berkesempatan mengunjungi gedung ini. Kunjungan tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan selama berada di Korea Selatan.

Baca juga : Gyeongju Bersolek Jadi Tuan Rumah APEC 2025

ACH-KF menjadi salah satu tempat di Korsel yang membuka pemahaman tentang kekayaan budaya Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di ruang pameran utama, pengunjung disambut layar 3D interaktif dengan ucapan selamat datang dari berbagai negara anggota ASEAN, mulai dari “Mabuhay” (Filipina), “Sawadee Kha” (Thailand), hingga “Selamat Datang” (Indonesia).

Salah satu sisi ruangan menampilkan panel informasi tentang beragam keyakinan masyarakat ASEAN. Islam menjadi salah satu yang ditonjolkan, dilengkapi dengan kitab suci Al-Qur’an yang dipamerkan dalam etalase kaca besar.

Lebih ke dalam, kami menemukan boneka ondel-ondel yang sangat dikenal di Indonesia. Meskipun ukurannya lebih kecil dari versi aslinya, ondel-ondel ini tetap mencolok dengan pakaian biru dan tampilan khasnya.

Baca juga : Busan Olah Sampah Jadi Energi Bersih

Tak jauh dari situ, dipajang deretan topeng karakter wayang asal Thailand seperti Tosakanth, Hanuman, dan Sugriv. Dengan warna emas dan ukiran yang rumit, topeng-topeng ini memberikan kesan megah dan anggun. Di sebelahnya, wayang golek asal Indonesia juga tampil memikat dengan bentuk ramping dan detail artistik yang tinggi.

Pameran tidak berhenti sampai di sana. ACH-KF juga menampilkan beragam alat musik tradisional khas ASEAN, termasuk angklung dari Jawa Barat. Area pakaian tradisional juga menarik perhatian, terdapat busana tradisional Papua berdampingan dengan Barong Tagalog dan Baro’t Saya dari Filipina.

Direktur Jenderal ACH-KF, Lee In Hyuck, mengatakan, budaya ASEAN merepresentasikan ketulusan. “Korea Selatan ingin memahami dan menjalin hubungan bersahabat dengan Indonesia,” ujarnya saat menyambut para peserta. Hari itu, Lee mengenakan batik sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Indonesia.

Baca juga : Pesan Kopi, Yang Antar Robot

Lee, yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Biro Program Asia KF, menegaskan bahwa meskipun budaya Korea telah mendunia lewat gelombang K-Culture, pemerintah Korea tidak menginginkan hubungan yang bersifat satu arah. Menurutnya, kerja sama yang setara dan saling mengenal adalah tujuan utama.

“Budaya adalah jembatan terbaik untuk membangun pemahaman antarbangsa,” tambahnya. Ia menilai bahwa diplomasi budaya, seperti yang dilakukan ACH-KF, menyentuh masyarakat secara langsung dan lebih bermakna.

Lee juga percaya bahwa semakin banyak ruang untuk saling mengenal, maka ikatan antarnegara akan semakin kuat. “Program seperti ini mungkin terlihat kecil, tetapi memiliki dampak besar dalam jangka panjang,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.