Dark/Light Mode

Berpesan Ayatollah Khamenei Jangan Dibunuh

Trump Minta Putin Jadi Juru Damai Israel-Iran

Selasa, 17 Juni 2025 05:38 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Tertinggi 
Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto Euronews)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto Euronews)

 Sebelumnya 
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan, sedikitnya 224 orang tewas dalam empat hari serangan Israel. Sekitar 90 persen korban merupakan warga sipil.

Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mendeteksi peluncuran baru rudal pada Senin pagi (16/6/2025) dan segera melakukan serangan pertahanan.

Baca juga : Trump Tarik Pulang Staf Diplomatik Dari Timteng

Video siaran langsung menunjukkan rudal melintas di atas Tel Aviv dan Yerusalem, sementara ledakan terdengar dari berbagai penjuru kota.

Israel Bisa Hancur

Pakar kajian pertahanan Israel sekaligus Ketua Tim Editorial Jerusalem Post Dan Perry mewanti-wanti serangan Iran bisa membuat Tel Aviv hancur total.

Baca juga : Airlangga Dan Marty Natalegawa Dianugerahi Bintang Jasa Dari Jepang

Sejak tiga hari lalu, Israel dan Iran saling serang fasilitas pertahanan mereka. Namun, serangan itu juga mengenai permukiman penduduk.

“Bahayanya adalah eskalasi yang tak terkendali. Jika Iran benar-benar berniat melakukan serangan, Israel akan benar-benar mengalami kerusakan besar,” ingat Perry, Minggu (15/6/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.