Dark/Light Mode

Berpesan Ayatollah Khamenei Jangan Dibunuh

Trump Minta Putin Jadi Juru Damai Israel-Iran

Selasa, 17 Juni 2025 05:38 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Tertinggi 
Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto Euronews)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto Euronews)

 Sebelumnya 
Profesor politik Timur Tengah dari Universitas Deakin Australia Shahram Akbarzadeh mengatakan, Iran dan Israel tampaknya siap berperang untuk jangka panjang serta lebih banyak serangan. AS kemungkinan juga akan terseret.

Baca juga : Trump Tarik Pulang Staf Diplomatik Dari Timteng

“Saat Israel melancarkan serangan terhadap Iran, Iran harus merespons. Saya pikir Israel sebenarnya mengandalkan dinamika ini, bahwa begitu konflik dimulai, Amerika Serikat punya kewajiban dan komitmen untuk melindungi Israel,” terang Akbarzadeh.

Baca juga : Airlangga Dan Marty Natalegawa Dianugerahi Bintang Jasa Dari Jepang

Hingga Senin (16/6/2025) dini hari, saling serang Iran Vs Israel masih terjadi. Perang itu menyebabkan korban di kedua pihak. Di Iran, sebanyak 224 orang tewas dan lebih dari 1.200 mengalami luka-luka. Sementara, di Israel empat orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.