Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
34 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel Saat Antre Bantuan
Tragis, Kantong Makanan Berubah Jadi Kain Kafan
Senin, 14 Juli 2025 04:05 WIB
Sebelumnya
Di tengah kondisi itu, Indonesia bersuara. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mendesak gencatan senjata permanen langsung di hadapan Menlu AS Marco Rubio, dalam forum ASEAN-AS Post-Ministerial Conference(PMC), di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (10/7/2025). Dia menyebut krisis Gaza sebagai pelanggaran hukum internasional dan mendorong solusi dua negara sesuai resolusi PBB.
“Tragedi kemanusiaan di Gaza harus menjadi penggerak bagi kita semua,” tegas Sugiono.
Baca juga : Alim Frozen Indonesia Bagikan Tips Mengolah Makanan Beku di JFK 2025
Dukungan juga datang dari Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, yang menegaskan komitmennya terhadap penguatan Otoritas Palestina melalui kerja sama dengan Jepang dalam program peningkatan kapasitas sipil.
Rubio menyatakan, AS tetap mendukung tercapainya gencatan senjata jangka panjang, walau kenyataannya belum ada terobosan signifikan. Dia menyebut bahwa sebagian besar syarat perjanjian sudah tersedia dan perundingan masih berlangsung.
Baca juga : Makanan Buat Jemaah Haji Aman Dan Halal
Sementara itu, para analis menuding Israel berupaya menghancurkan masyarakat Palestina secara sistematis. Menurut peneliti di Middle East Councilon Global Affairs Omar Rahman, Israel seperti sengaja menciptakan kondisi agar warga Gaza pindah secara paksa.
“Sudah jelas sejak Oktober 2023 bahwa tujuan akhir Israel di sini adalah penghancuran fisik Gaza, rekayasa keruntuhan masyarakat Palestina dan depopulasi paksa seluruh Jalur Gaza,” ujar Rahman.
Baca juga : Indonesia Serukan India-Pakistan Berdamai
“Tujuan akhir mereka adalah penghancuran fisik dan eksodus permanen warga Palestina,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya