Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gudang Obat WHO Dihancurkan Dan Jalur Bantuan Ditutup
Israel Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata Genosida
Rabu, 23 Juli 2025 06:20 WIB
Sebelumnya
Dewan Liga Arab dijadwalkan menggelar sidang darurat di Kairo, Mesir, Selasa (22/7/2025). Sidang akan membahas respons politik, hukum dan diplomatik atas dugaan pelanggaran berat yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.
Perwakilan Tetap Palestina untuk Liga Arab Mohannad Aklouk menegaskan, permintaan untuk mengadakan pertemuan darurat ini dilatarbelakangi kondisi Gaza yang makin buruk.
“Pendudukan Israel dengan sengaja dan sistematis membuat rakyat Palestina kelaparan. Menggunakan kelaparan sebagai senjata genosida,” ujar Aklouk dalam pernyataan tertulis, dikutip dari Anadolu, Selasa (22/7/2025).
Baca juga : Erika Carlina, Tuding DJ Panda Bohong
Menanggapi berbagai kecaman, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Oren Marmorstein menolak tudingan tersebut.
Menurutnya, Hamas (faksi Palestina yang berkuasa di Gaza) merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan tercapainya kesepakatan damai. Dia mengklaim, proposal gencatan senjata telah diajukan. Namun ditolak Hamas.
“Semua pernyataan seharusnya ditujukan kepada pihak yang benar-benar bertanggung jawab atas tidak tercapainya kesepakatan, Hamas,” tegas Marmorstein.
Baca juga : Makan Bakmi Jawa di Solo, Prabowo-Jokowi Satu Selera
Sejak dimulainya serangan Israel ke Jalur Gaza pada 8 Oktober 2023, situasi kemanusiaan di wilayah tersebut terus memburuk.
Menurut data resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Gaza, Palestina sebanyak 59.029 warga Palestina tewas akibat agresi militer Israel hingga pertengahan Juli 2025. Sementara, 142.135 lainnya mengalami luka-luka. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 23 Juli 2025 dengan judul "Gudang Obat WHO Dihancurkan Dan Jalur Bantuan Ditutup Israel Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata Genosida"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya