Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kerja Sama Maritim, RI–Inggris Bangun 1.582 Kapal Nelayan
Kamis, 22 Januari 2026 15:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyepakati kerja sama di bidang maritim, salah satunya melalui proyek pembangunan kapal tangkap ikan bagi nelayan Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan kerja sama tersebut mencakup pembangunan sebanyak 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di dalam negeri.
Baca juga : Dongkrak Taraf Hidup Nelayan, Prabowo Gandeng Inggris Bangun 1.500 Kapal Ikan
“Kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan,” ujar Teddy di London, Inggris, Rabu (21/1/2026).
Menurut Teddy, proyek pembangunan kapal nelayan itu diproyeksikan menyerap hingga 600.000 tenaga kerja di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 30.000 orang akan bekerja sebagai awak kapal, 400.000 orang terlibat dalam proses produksi, serta sekitar 170.000 orang terdampak efek pengganda dari aktivitas industri tersebut.
Baca juga : PM Inggris Apresiasi Kerja Sama Maritim RI–Inggris Ciptakan Lapangan Kerja
“Yang menarik, kapal ini menurut Menteri Kelautan dan Perikanan akan memperkerjakan sekitar 600.000 orang karena proses produksinya dan perakitannya dilakukan di Indonesia,” kata Teddy.
Selain kerja sama maritim, Inggris juga menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia sebesar 4 miliar pound sterling atau setara sekitar Rp 90 triliun.
Baca juga : Perkuat Lini Belakang, Persis Datangkan 2 Pemain Asal Serbia
Hubungan diplomatik Indonesia dan Inggris telah terjalin sejak Desember 1949 atau lebih dari tujuh dekade. Selama periode tersebut, kedua negara terus memperkuat hubungan melalui berbagai perjanjian dan kerja sama strategis.
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan PM Keir Starmer pada Selasa (20/1/2026) di Kantor Perdana Menteri Inggris, 10 Downing Street, London. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia–Inggris di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pembangunan sumber daya manusia, pertahanan dan politik luar negeri, ekonomi biru, serta transisi energi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya