Dark/Light Mode

Perkuat Jaringan, KNTI Konsolidasikan Koperasi Nelayan Sumatera

Jumat, 1 Agustus 2025 22:04 WIB
Foto: KNTI
Foto: KNTI

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 50 Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) se-Sumatera bersama sejumlah koperasi perikanan menggelar Rapat Konsolidasi di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (30/7/2025). Agenda utama kegiatan ini adalah memperkuat simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatdan Kepulauan Riau.

Ketua Umum KNTI Dani Setiawan mengatakan, konsolidasi ini bertujuan menajamkan visi dan strategi koperasi perikanan agar lebih berperan dalam pembangunan wilayah pesisir, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.

Menurut dia, pertemuan ini penting untuk bertukar informasi, pengalaman, serta meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam membangun strategi bersama, termasuk menjajaki peluang usaha. “Koperasi adalah pilihan rasional bagi nelayan kecil untuk membangun kekuatan bersama di tengah sistem ekonomi kapitalistik yang mengeksploitasi mereka,” tegas Dani.

Baca juga : PGN Percepat Perluasan GasKita Di Sleman Yogyakarta

Ia menambahkan, wilayah Sumatera dan Kepulauan Riau memiliki potensi besar sebagai produsen utama pangan perikanan. Optimalisasi fungsi koperasi, menurutnya, bisa berkontribusi signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dani juga menyinggung pentingnya program strategis pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai ekosistem pendukung bagi koperasi nelayan. Program tersebut, kata dia, harus menjadi solusi atas permasalahan mendasar yang dihadapi nelayan, seperti akses BBM subsidi, peningkatan kualitas hasil perikanan melalui infrastruktur rantai dingin (cold chain), serta akses pasar.

Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat nelayan tetap menjadi fondasi utama.

Baca juga : Menkop Minta Masyarakat Awasi Koperasi Desa Merah Putih

Selain rapat konsolidasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelatihan dan diskusi penguatan koperasi perikanan yang menghadirkan sejumlah narasumber dan ahli koperasi. Fokus pelatihan adalah tata kelola bisnis yang berkelanjutan, pemanfaatan sumber daya kelautan secara lestari, serta upaya membangun ketahanan nelayan terhadap perubahan iklim.

Senada dengan Dani, Asdep Pengembangan Sumberdaya Perikanan Kemenko Pangan RI, Cahyadi Rasyid menegaskan bahwa nelayan memegang peranan penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Ia berharap KNTI dapat menjadi enabler dalam menciptakan kesejahteraan melalui usaha kolektif seperti koperasi.

Pertemuan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan dibawa oleh masing-masing DPD dan koperasi ke daerahnya masing-masing. Para peserta sepakat membentuk jaringan koperasi perikanan nasional yang lebih solid guna memperluas akses pasar, permodalan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.