Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pamit Ke Hun Sen, Dubes Santo Tegaskan RI Dukung Kamboja Berantas Online Scam
Selasa, 27 Januari 2026 05:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kamboja dalam memberantas kejahatan transnasional, terutama sindikat penipuan daring (online scam) yang selama ini meresahkan dan menjerat ribuan korban lintas negara.
Komitmen itu disampaikan Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, saat melakukan farewell call (pertemuan perpisahan) dengan Presiden Senat sekaligus mantan Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, di Solidarity Palace, Phnom Penh, Senin (26/1/2026).
Dubes Santo akan segera mengakhiri masa tugasnya di Phnom Penh untuk mengemban jabatan baru sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI. Dia menegaskan bahwa kejahatan lintas negara tidak bisa ditangani secara sepihak.
Baca juga : LNG Perdana PGN Masuk Nusantara Regas, Dukung Kelistrikan Dan Industri
“Kejahatan transnasional hanya bisa diberantas lewat kerja sama yang intensif, baik secara bilateral maupun regional,” tegas Santo.

Sementara itu, Hun Sen menyampaikan bahwa penguatan pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja sudah dimulai sejak lama, namun baru akhir-akhir memberikan hasil nyata dalam beberapa waktu terakhir seiring penguatan langkah penegakan hukum.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Santo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kamboja terhadap peran KBRI Phnom Penh dalam memberikan pelayanan dan pelindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Terutama, dalam menangani lonjakan kedatangan WNI yang berhasil keluar dari pusat-pusat penipuan daring di berbagai wilayah Kamboja.
WNI di Kamboja Yang Melapor ke KBRI
Baca juga : Presiden Prabowo Dukung Sasakawa Foundation Berantas Kusta Di Indonesia
KBRI Phnom Penh mencatat sebanyak 2.277 Warga Negara Indonesia (WNI) telah melapor langsung ke KBRI sejak 16 Januari hingga 24 Januari 2026 pukul 23.59 untuk meminta bantuan kepulangan ke Indonesia.
Santo menambahkan, hubungan bilateral Indonesia–Kamboja terus menunjukkan penguatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang ekonomi dan hubungan antar-masyarakat. Tren positif ini tercermin dari meningkatnya kunjungan tingkat tinggi, termasuk kunjungan Hun Sen ke Jakarta pada Mei 2025.

Presiden Senat Kamboja itu pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi Dubes RI dalam mempererat hubungan kedua negara. Ia menilai peran Santo sangat penting dalam mendorong kerja sama bilateral di berbagai sektor.
Baca juga : Singapura Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran, Situasi Makin Mencekam
Sebagai bentuk penghargaan, atas nama Raja Norodom Sihamoni, Hun Sen menganugerahkan Medali Kehormatan The Order of Sahametrei: Maha Maha Sereyvath kepada Dubes Santo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya