Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kalah Dari Uruguay Dan Barbados
Indeks Korupsi Amerika Ambruk Ke Titik Rendah
Jumat, 13 Februari 2026 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Amerika Serikat (AS) anjlok ke posisi terburuk sepanjang sejarah. Dalam laporan terbaru Transparency International, Negeri Paman Sam turun satu peringkat ke posisi ke-29 dari 182 negara.
Mengutip CNN, Rabu (11/2/2026), skor IPK AS kini berada di angka 64 dalam skala 0–100. Angka 100 berarti sangat bersih dan 0 sangat korup.
Baca juga : Atletico Madrid Vs Barcelona, Aroma Balas Dendam
AS kini sejajar dengan Bahama, serta berada di bawah Lithuania (28), Barbados (24) dan Uruguay (17). Sementara, Indonesia berada jauh di peringkat ke-109 dengan skor 34.
Transparency International mencatat, tren penurunan peringkat AS telah berlangsung selama satu dekade terakhir. Kemerosotan kembali terjadi setelah Pemerintahan Presiden Donald Trump dinilai melemahkan kemampuan Pemerintah Federal dalam memerangi korupsi publik.
Baca juga : Tes Pramusim Bahrain, Verstappen Tercepat Piastri Membuntuti
Trump juga dinilai melemahkan sejumlah institusi dan menggunakan instrumen Pemerintahan terhadap pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan politiknya.
“Kami sangat prihatin dengan situasi di Amerika Serikat. Tren penurunan ini berpotensi berlanjut,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Transparency International Maira Martini.
Baca juga : Olla Ramlan, Pacar Tidak Peduli Usianya Lebih Tua
Tak hanya di AS, memburuknya korupsi juga terjadi di sejumlah negara demokrasi lain.
Inggris, misalnya, mencatat skor terendah sepanjang sejarah di angka 70, meski tetap bertahan di posisi ke-20.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya